Jawa Barat Tetap di Urutan Kedua Tertinggi Dalam Kassus Penambahan Positif Covid-19

Jawa Barat —Kamis, 4 Feb 2021 10:15
    Bagikan:  
Jawa Barat Tetap di Urutan Kedua Tertinggi Dalam Kassus Penambahan Positif Covid-19
Ptugas kesehatan tengah melakukan tes swab kepada seorang anggota Polri. (Indonesia.go.id)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.  

Provinsi Jawa Barat (Jabar) tetap di urutan kedua tertinggi dalam kasus penambahan positif Covid-19, sebanyak 2.241 orang, pada Rabu (03/02/2021). Sedangkan posisi pertama tertinggi tetap dipegang DKI Jakarta dengan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 3.567 orang. Sementara itu, Jawa Tengah berada di posisi ketiga dengan penambahan kasus positif Covid-19  sebanyak 1.783 orang. 

Secara nasional angka kasus positif Covid-19 secara kumulatif sudah menembus 1.111.671 orang, itu terjadi setelah ada penambahan sebanyak 11.984 orang per hari Rabu (03/02/2021). Demikian data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per hari Rabu (03/02/2021).

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 itu, mereka yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah sebanyak 189 orang. Sehingga, secara nasional pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 30.770 orang. 

Mereka yang sembuh dari Covid-19 juga bertambah sebanyak 9.135 orang. Sehingga, secara nasional pasien sembuh sudah mencapai 905.665 orang.

Satgas juga tidak bosan-bosannya meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun air mengalir) untuk mencegah penularan Covid-19. 

Berikut data penambahan kasus positif Covid-19 di 25 provinsi per hari Rabu (03/0/2021):

1. DKI Jakarta: 3.567 kasus, 2. Jawa Barat: 2.241 kasus, 3. Jawa Tengah: 1.783 kasus, 4. Kalimantan Timur: 903 kasus, 5. Jawa Timur: 736 kasus, 6. DI Yogyakarta: 312 kasus, 7. Kalimantan Utara: 278 kasus, 8. Bali: 261 kasus, 9. Sulawesi Barat: 190 kasus, 10. Sulawesi Selatan: 161 kasus, 11. Sulawesi Tengah: 155 kasus, 12. Sumatera Utara: 135 kasus, 13. Sumatera Barat: 129 kasus, 14. Banten: 129 kasus, 15. Lampung: 124 kasus, 16. Nusa Tenggara Timur 112 kasus, 17. Riau: 104 kasus, 18. Kalimantan Selatan: 104 kasus, 19. Bangka Belitung: 97 kasus, 20. Sulawesi Utara: 72 kasus, 21.Papua: 69 kasus, 22. Jambi: 60 kasus, 23. Sumatera Selatan: 60 kasus, 24. Papua Barat: 36 kasus, 25. Gorontalo: 30 kasus. (johara/tri)


Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait