Terduga Teroris dari Inggris Memiliki KTP Palsu Kota Tasikmalaya

Jawa Barat —Kamis, 4 Feb 2021 17:17
    Bagikan:  
Terduga Teroris dari Inggris Memiliki KTP Palsu  Kota Tasikmalaya
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tasikmalaya, Imih Misbahul Munir saat di temui dikantornya. (foto:kris(
POSKOTAJABAR ,TASIKMALAYA.
Aisyah Humaira alias Tazneen Miriam Siliar (41), warga negara Inggris, yang kini ditahan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementrian Hukum dan HAM, pernah tinggal di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Indihiang, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya  tahun 2014.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tasikmalaya, Imih Misbahul Munir mengatakan, beberapa bulan yang lalu itu memang pernah kedatangan tim intelejen dari pemerintah pusat menanyakan berkaitan dengan seorang Aisyah Humaira alias Ummu Yasmin. Namun, Kartu Tanda Penduduk (KTP) bernama Aisyah Humaira langsung dilakukannya verifikasi.

"Kami sudah melakukan verifikasi data base kependudukan Indonesia dan nama Aisyah Humaira telah tinggal di Ir Juanda, Kelurahan Indihiang, Kecamatan Indihiang. Akan tetapi, dari data tersebut tidak ditemukan dan para petugas juga melacak lebih jauh namun ada keraguan keaslian KTP yang dimiliki Aisyah tersebut," katanya, Kamis (04/02/2021).

Ia mengatakan, pihaknya mendapat informasi Aisyah alias Tazneen Miriam Siliar memang ada di Kota Tasikmalaya sejak tahun 2014 lalu pernah menikah dengan Asep warga Jalan Ir Juanda yang sudah cukup lama meninggal dunia karena berkaitan dengan dugaan kasus terorisme. Namun, pengurusan dokumen yang dilakukan selama itu memang di Kecamatan Indihiang tapi selama itu bersangkutan selalu mengenakan cadar dan tak pernah diketahui rupanya seperti apa.

"Pada tahun 2014 lalu memang dilakukannya dengan cara manual berupa kertas, dan untuk perubahan KTP elektronik dilakukan di tahun 2015 dan dipastikannya Aisyah Humaira alias Ummu Yasmin belum melakukan perekaman KTP dan dipastikan identitas tersebut palsu. Karena, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil telah memusnahkan dengan membakar supaya tidak di salah gunakan," ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Kantor Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Yudi Kustiadi, mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan karena Aisyah Humaira alias Tazneen Miriam Siliar tidak pernah tercatat di kantornya. Akan tetapi, selama ini rumahnya berada di Jalan Ir Juanda dalam keadaan kosong tidak ada penghuninya.

"Kami tak bisa memberikan keterangan karena nama tersebut tidak ada dan memang selama itu tinggal di jalan Ir Juanda tetapi sekarang ini rumahnya tersebut kosong tidak dihuni karena suaminya telah meninggal dunia. Namun, jika ada pasti masuk dalam pemantauan petugas," paparnya.(Kris)




Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait