Masih Digenangi Banjir, Petani di Padaherang Mengeluhkan Belum Bisa Tanam Padi

Jawa Barat —Kamis, 4 Feb 2021 17:45
    Bagikan:  
Masih Digenangi Banjir, Petani di Padaherang Mengeluhkan Belum Bisa Tanam Padi
Kondisi area persawahan milik warga Desa Paledah yang terendam banjir (foto: ist)

POSKOTAJABAR,PANGANDARAN.
Ratusan hektare area  persawahan warga di Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terendam banjir. Banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan sejak beberap bulan terakhir.

Para petani harus menelan kerugian hingga jutaan rupiah imbas banjir. Dan para petani pun sampai kini tidak bisa tanam padi lantaran banjir belum juga surut.

Selain intensitas curah hujan yang tinggi, banjir juga diakibatkan dari sungai Citanduy yang meluap dan merendam ratusan hektare pesawahan milik warga.

Salah seorang petani, Kardia (60) warga Dusun Purwasari, Desa Paledah mengatakan, sawah miliknya seluas 500 bata itu kondisinya masih terendam banjir.

"Setiap tahunnya area persawahan ini kerap dilanda banjir, apakah akan seperti ini terus, mudah-mudahan saja ke depannya ada jalan keluar untuk menanggulangi banjir ini," ujarnya kepada POSKOTAJABAR, Kamis (04/02/2021).

Karena dilanda banjir, sambung dia,  untuk mengisi waktu luang dirinya menyibukan diri sehari-harinya menjala ikan dilokasi banjir.

"Di zaman sekarang mencari uang  untuk kebutuhan sehari-hari saja sulit, kalau sawah tidak kebanjiran kami tidak begitu sulit karena masih punya padi untuk stok makan," katanya.

BACA JUGA : Terduga Teroris dari Inggris Memiliki KTP Palsu Kota Tasikmalaya

 

Sementara itu, Sekretaris Desa Paledah, Nengsih menegaskan, dirinya selalu optimis kedepannya, karena kami dari Pemerintahan Desa terus mencoba untuk mencari solusi agar tidak terus menerus lokasi tersebut dilanda banjir.

"Memang ini perlu proses yang lumayan lama, dan salah satunya berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten juga pihak BBWS agar ada solusi untuk penangulangan banjir," tuturnya.

Nengsih menyampaikan, banjir yang merendam area persawahan milik warga itu sudah 6 bulan lamanya. Dan sawah milik warga yang terendam banjir itu kurang lebih seluas 450 hektare.

"Kedepannya kami berharap ada solusi dan warga petani khususnya di Desa Paledah tidak selalu di hantui dengan banjir yang selalu merendam sawah milik mereka," harapnya. (dry)



Editor: Suherlan
    Bagikan: