Wagub Uu Ruzhanul Ulum dan DPRD Jabar Sepakat Santri Pontren Divaksin Tahap Ketiga

Jawa Barat —Kamis, 4 Feb 2021 21:24
    Bagikan:  
Wagub Uu Ruzhanul Ulum dan DPRD  Jabar Sepakat Santri Pontren Divaksin Tahap Ketiga
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum (foto:Aris)

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mendorong Gubernur Ridwan Kamil juga memprioritaskan santri pondok pesantren (pontren) untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Pemprov Jabar ternyata sudah memikirkannya, rencananya akan dilaksanakan tahap ketiga.

Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Sidkon Djampi mengatakan santri ada dalam satu komunitas yaitu pontren, sehingga apabila ada yang terinfeksi Covid-19 rentan tertular.

"Tenaga kesehatan oke divaksin lebih dahulu, yang berdekatan langsung dengan penegakan hukum juga oke. Kami  berharap vaksinisasi covid-19 terhadap santri juga mendapatkan prioritas," katanya usai acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (04/02/2021).

Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar ini berharap bila usul untuk memprioritaskan santri mendapat vaksin covid-19, diharapkan mereka dapat melaksanakan pembelajaran dengan aman dan nyaman di lingkungan pontren.

Untuk itulah, M Sidkon mendorong kepada gubernur Jabar Ridwan Kamil agar santri pontren juga mendapat prioritas divaksin terlebih dahulu.

Kendati demikian, M Sidkon belum mengetahui ada  berapa banyak jumlah santri dan pondok pesantren yang ada di Jawa Barat. "Saya belum mengetahui data informasi terakhir," tutupnya.


Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum setuju bila santri juga mendapatkan prioritas vaksin Covid-19. 

Untuk itu, Pemprov Jabar sudah menjadwalkan, pemberian vaksin terhadap para santri dan ulama akan dilakukan pada tahap ketiga, rencananya dilaksanakan berbarengan dengan TNI/ Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tahapan ketiga adalah masyarakat umum yang banyak berkomunikasi  dengan masyarakat lainnya seperti para santri, kiai, para ulama kemudian yang berada di PNS, Polisi dan  TNI, itu tahapan ketiga yang akan dilaksanakan kemungkinan pada bulan Maret,” ucapnya.


Wagub berharap, untuk vaksinasi tahap ketiga ini bisa selesai sesuai rencana sehingga pelaksanaan vaksinasi tahap berikutnya, yaitu tahap keempat bisa berjalan sesuai rencana.

“Tahapan keempat  dan diestimasikan pada bulan April ini, untuk seluruh masyarakat Jawa Barat  yang estimasinya pada bulan Desember selesai 70 persen masyarakat Jawa Barat mendapat vaksin,” pungkasnya. (Aris)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait