Pemkab Pangandaran dan Bank Indonesia Bekerjasama Pulihkan Ekonomi Masyarakat Terdampak Covid-19

Jawa Barat —Jumat, 5 Feb 2021 07:45
    Bagikan:  
Pemkab Pangandaran dan Bank Indonesia Bekerjasama Pulihkan Ekonomi Masyarakat Terdampak Covid-19
Unit Pelaksanaan Pengembangan UMKM Bank Indonesia Yusi Yuliana saat diwawancarai wartawan (foto: ist)
POSKOTAJABAR, PANGANDARAN.
Pemerintah Daerah (Pemda) Pangandaran Jawa Barat bekerjasama dengan Bank Indonesia Kantor Tasikmalaya untuk melakukan upaya pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Pangandaran, Dadan Sugista menyebutkan, bahwa kerjasama yang dilakukan dengan Bank Indonesia diharapkan bisa menstabilkan kembali perekonomian di Kabupaten Pangandaran.

"Setelah Pandemi Covid-19 keadaan perekonomian di Kabupaten Pangandaran tidak stabil, bahkan banyak usaha masyarakat yang gulung tikar," ujarnya kepada awak media, Kamis, (04/02/2021).

Dari kejadian tersebut, sambung Dadan,  Pemda Pangandaran dan Bank Indonesia menyusun program upaya pemulihan ekonomi agar kembali stabil.

"Sasaran utama kami adalah kepariwisataan dan pelaku UMKM pendukung pariwisata yang sudah terdaftar resmi di Pemerintah," sambungnya.


Sementara itu,  Unit Pelaksanaan Pengembangan UMKM Bank Indonesia Yusi Yuliana mengatakan, upaya pemulihan ekonomi tersebut dalam bentuk pengembangan klaster UMKM.

"Kami akan dampingi pelaku UMKM dari mulai budidaya hingga pemasaran," katanya.

Yusi menambahkan, gagasan yang akan diterapkan kepada pelaku UMKM dengan cara mengenalkan produknya melalui digital.

"Jika pelaku UMKM sudah mahir dalam memasarkan produknya melalui digital, maka mereka tidak lagi memajang produk di outlet," ucapnya.

Menurut dia, Bank Indonesia dalam melakukan pendampingan dengan memberikan akses ke Bank yang ada untuk dipermudah dalam pinjaman permodalan. 

"Nantinya pelaku UMKM tidak akan kesulitan untuk melakukan pinjaman untuk permodalan," tuturnya. (dry)





Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait