Rebutan Pacar, Dua Gadis Remaja Lakukan Penganiayaan Terhadap U Warga Anjatan Kabupaten Indramayu

Kriminal —Jumat, 5 Feb 2021 10:48
    Bagikan:  
Rebutan Pacar, Dua Gadis Remaja Lakukan Penganiayaan Terhadap U Warga Anjatan Kabupaten Indramayu
Unit Perlindungan Peremapuan dan Anak Satreskrim Polres Indramayu sedang melakukan pendampingan terhadap dua pelaku penganiayaan dan korban. (Foto/KC)

POSKOTAJABAR, INDRAMAYU. 

Unit  Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu, Jawa Barat memeriksa dua gadis remaja pelaku kekerasan terhadap korban seorang gadis yang juga masih remaja.

Mengingat usia mereka masih belum dewasa sehingga Unit PPA Satreskrim Polres Indramayu melakukan pendampingan  saat mereka dimintai keterangan. 

“Unit PPA melakukan pendampingan saat memeriksa pelaku maupun korbannya,” ujar Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu,AKP Luthfi Olot Gigantara didampingi Kasubag Humas Polres AKP Budiyanto.  

 Dikatakan, dua remaja yang menjadi pelaku penganiayaan itu yakni N, 16  penduduk Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu juga  D, 15 warga Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

“Sedangkan korban kekerasan  U, 16 tinggal di Kecamatan dan  Kabupaten Indramayu. Ketiganya dimintai keterangan,” ujarnya.

Kronologi kejadian, pada Senin  (01/02/2021) pukul 15.35 WIB di area Tempat Pemakaman Umum (TPU)  Kecamatan Anjatan, Indramayu.  Diawali D dan N menjemput U atau korban yang saat itu sedang berada di rumah orang tuanya.

 D dan N menurunkan korban ke areal TPU  Kecamatan Anjatan. Sesampai di sana  ketiganya ngobrol dan sempat bersitegang hingga akhirnya dua pelaku menganiaya korban.

Akibat penganiayaan tersebut  U mengalami  luka memar di bagian mata sebelah kiri, lecet di bagian bibir bawah dan lecet di bagian lutut kanan kiri.

BACA JUGA : Terduga Teroris dari Inggris Memiliki KTP Palsu Kota Tasikmalaya


Kasubag Humas Polres AKP Budiyanto menjelaskan, latar belakang kekerasan yang dilakukan dua remaja atas seorang remaja  itu dipicu oleh motif cemburu. Antara pelaku dengan korban saling berebut pacar.

“Jadi motifnya rebutan pacar,” ujarnya.


BACA JUGA : Dalang Anom Subekti dan Keluarga Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Dibunuh


Ia berharap mudah-mudahan U sebagai korban kekerasan  mentalnya tidak sampai tertekan atau trauma.

“Korbannya saat ini dalam pengawasan orang tua. Mudah-mudahan tidak sampai trauma,” harapnya.

Ditambahkan,  kasus tersebut masih dilakukan pendalaman. “Kami sudah memeriksa sebanyak enam orang terdiri dari dua pelaku, tiga saksi dan seorang korban,” ujarnya seraya mengatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus itu dengan meminta keterangan lebih lanjut. (Yan)


 BACA JUGA : Pemikul Jenazah Covid-19 TPU Cikadut Kota Bandung, Inilah Besarannya!

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait