Pemkot Bogor Akan Menerapkan Kebijakan Ganjil Genap untuk Kendaraan Bermotor di Akhir Pekan

Jawa Barat —Jumat, 5 Feb 2021 13:21
    Bagikan:  
Pemkot Bogor Akan Menerapkan Kebijakan Ganjil Genap untuk Kendaraan Bermotor di Akhir Pekan
Walikota Bogor, Bima Arya, akan menerapkan kebijakan ganjil - genap di Kota Bogor. (kasn.go.id)

POSKOTAJABAR, BOGOR. 

Walikota Bogor, Bima Arya, akan menerapkan kebijakan ganjil - genap (Gage) bagi kendaraan bermotor di Kota Bogor selama 14 hari ke depan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengambil kebijakan itu, dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor dan mengurangi mobilitas warga.   

"Penerapan kebijakan Gage akan diterapkan  akhir pekan, Jumat sampai Minggu," ujar Walikota Bogor, Bima Arya, kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jumat (05/02/2021) pagi. 

Tahap awal Gage, lanjut Bima, akan mulai diberlakukan pada Sabtu (06/02/2021). Dalam persiapannya, Pemkot Bogor telah berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota dan TNI dalam beberapa hari ini memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

BACA JUGA:  DKI, Jabar, dan Jateng Masih Menjadi Penyumbang Terbanyak Kasus Positif Covid-19

"Kita memahami sebelum penerapan berjalan, perlu ada sosialisasi. Mulai besok, Sabtu dan Minggu untuk tahap awal seluruh mobil bisa mematuhi," katanya. 

Selain itu, Bima Arya juga akan memberlakukan penutupan jalan mulai hari ini di Jalan Suryakencana. Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk menyekat pergerakan warga serta mengurangi kerumunan massa. 

"Untuk waktu penutupan di Jalan Suryakencana mulai pukul 20.00 WIB sampe pukul 00.00 WIB. Tidak bisa diakses Surken, kecuali akses bagi warga dan loading barang di pasar. Yang lain tidak boleh," jelasnya.  

Sementara itu, secara terpisah Kapolresta Bogor, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menambahkan tujuan kebijakan Gage ini sebagai langkah yang diambil dalam mengurangi mobilitas warga. 

Perwira jebolan Akpol 1998 ini, menambahkan, memaksimalkan penerapan Gage, nantinya pihak kepolisian bersama TNI, Dishub, dan Satpol-PP Kota Bogor, bakal mendirikan titik cek point untuk memastikan kalau kendaraan yang melintas di jalanan Kota Bogor sesuai dengan penerapan Gage. 

BACA JUGA:  Polres Bogor Amankan Sembilan Pelaku Judi Sabung Ayam

"Nanti supaya dapat berjalan maksimal saat penerapan PSBB seperti di awal pandemi, kita akan dirikan sebanyak 11 titik cek point yaitu di Simpang Bubulak, Simpang Ciawi, Simpang BORR, Simpang Pomad, Simpang Yasmin, Simpang Terminal Baranangsiang, Simpang Batutulis, Simpang Air Mancur, Simpang Empang, Simpang Gunung Batu, dan Simpang RSUD," ungkapnya. 

"Titik cek poin akan kami berlakukan untuk melakukan pemeriksaan, termasuk juga memutarbalikan kendaraan untuk tidak masuk ke Kota Bogor. Jadi, saya ingatkan kepada warga yang di luar kota Bogor kalau masuk ke kota Bogor kita akan putarbalikan, apabila tidak sesuai dengan ketentuannya," tuturnya. (angga/tri)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait