Sistem Ganjil Genap di Kota Bogor Berlaku di Seluruh Ruas Jalan dan Berlaku 24 Jam, Kata Walikota Bogor Bima Arya

Jawa Barat —Jumat, 5 Feb 2021 20:19
    Bagikan:  
Sistem Ganjil Genap di Kota Bogor Berlaku di Seluruh Ruas Jalan dan Berlaku 24 Jam, Kata Walikota Bogor Bima Arya
Walikota Bogor, Bima Arya, mengatakan Pemkot Bogor mulai memberlakukan sistem ganjil genap pada Sabtu (06/02/2021). (tagar.id)

POSKOTAJABAR, BOGOR. 

Walikota Bogor, Bima Arya, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai memberlakukan sistem ganjil genap pada Sabtu (06/02/2021), di seluruh ruas jalan dan berlaku 24 jam. Namun, ada beberapa kendaraan yang mendapat pengecualian yaitu transportasi daring atau ojek online, kendaraan pelayanan masyarakat, kendaraan kedaruratan, dan kendaraan VVIP. 

Pemberlakukan kebijakan ganjil genap ini, bukan untuk menghambat produktivitas. Namun, dalam rangka menekan mobilitas massa untuk menekan angka penyebaran Covid-19. 

"Kalau bagi orang yang tidak jelas bepergian atau hanya nongkrong di jalan-jalan pasti kita tindak. Tapi beda bagi orang yang bekerja, melayani publik, menggerakan perekonomian itu diperbolehkan," ucap Bima didampingi Kapolresta Bogor, Kombes Sosetyo, di Balai Kota Bogor usai menerapkan Tactical Floor Games (TFG), Jumat (05/02/2021) sore. 

BACA JUGA:  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Dinobatkan Sebagai Pahlawan oleh Lembaga Internasional TUMI

Dalam ketentuan ganjil genap, Bima menyebutkan, akan diberlakukan selama 24 jam di titik-titik ruas jalan Kota Bogor. "Nanti, ada tim terpadu gabungan mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB melakukan pengawasan. Di atas pukul 20.00 WIB sampai pagi harinya dilakukan patroli mobile," katanya. 

Sementara itu, Kapolresta Bogor, Kombes Susatyo Condro Purnomo, mengungkapkan, ada 6 titik pos jaga di perbatasan kota lalu 7 titik check point di dalam kota. Perwira jebolan Akpol 1998 ini menyebutkan ganjil genap Kota Bogor bukan dalam rangka mengatasi kemacetan lalu lintas, tapi semata penerapan protokol kesehatan.

"Sehingga tidak ada sanksi tilang. Tetapi, ada relaksasi dari penerapan prokes sesuai perwal PSBB yang berlaku," ungkapnya. 

BACA JUGA:  Pemkot Bogor Akan Menerapkan Kebijakan Ganjil Genap untuk Kendaraan Bermotor di Akhir Pekan

Aturan sanksi yang dimaksud yakni Perwal 107 Tahun 2020 tentang Sanksi pelanggaran tertib kesehatan dalam Penanggulangan Covid-19 Kota Bogor. "Jika ada yang melanggar akan kita kasih penindakan, namun secara humanis.  Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir berlebih," ujarnya 

Ia berharap masyarakat patuh dan berkerjasama, lantaran semua kebijakan untuk mencegah penularan Covid-19 lebih masif. (angga/tri)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait