Genose Alat Pendeteksi Covid-19 Mulai Digunakan, Berikut Syarat dan Harga Tes

Jawa Barat —Sabtu, 6 Feb 2021 14:08
    Bagikan:  
Genose Alat Pendeteksi Covid-19 Mulai Digunakan, Berikut Syarat dan Harga Tes

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Alat deteksi Covid-19 GeNose mulai digunakan di sejumlah stasiun kereta api sejak Jumat (5/2/2021). Ada sejumlah syarat dan harga yang harus dikeluarkan pengguna kereta api untuk mengakses alat ini.


Menhub mengatakan, meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk berkoordinasi dengan para Kadishub di seluruh Indonesia, jika nanti dilakukan pengecekan secara acak (random) dan seseorang dinyatakan positif yang tidak dibolehkan untuk berangkat.

BACA JUGA : Susul Egy Main di Eropa, Bagus Kahfi Resmi Gabung FC Utrecht, Ucapan Selamat Datang dari Marc Klok dan Irfan Bachdim

Menhub mengimbau kepada masyarakat yang akan menggunakan transportasi bus agar tidak memaksakan diri untuk berangkat jika tidak merasa enak badan atau sakit, karena terminal-terminal bus dilakukan pengecekan secara acak.


Syarat
Syarat pertama sebelum tes menggunakan GeNoSe penumpang harus dalam kondisi sehat dan mempunyai tiket perjalanan kereta api.

Dilarang merokok, makan dan minum selama 30 menit sebelum dites.

Pemeriksaan dengan menggunakan GeNoSe dilakukan maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Jika hasil tes positif, penumpang tidak boleh naik kereta. Pematalan tiket dapat melalui WA KAI121 di nomor 081112111121. Petugas akan sukarela memberikan konsultasi, informasi dan edukasi terkait isolasi mandiri.

BACA JUGA : Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain, Termasuk Dua Penjaga Gawang Muda Persib Bandung


Harga
GeNoSe merupakan tes alternaif lain yang bisa digunakan penumpang sebelum melakukan perjalanan.

Tarif yang dikenakan saat uji coba atau pre-laucing adalah Rp. 20.000.

Tarif tersebut jauh lebih murah dibandingkan tarif rapid test antigen di stasiun yang harganya mencapai Rp 105.000.

BACA JUGA : Dua Penjaga Gawang Muda Persib Bandung Kembali Dipanggil Timnas Indonesia


Berikut sejumlah prosedur pemeriksaan saat menggunakan GeNoSe C19:

Saat pemeriksaan, calon penumpang akan diminta untuk mengambil napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut sebanyak 3 kali

Langkah tersebut terdiri dari 2 kali di awal ambil napas dan buang di dalam masker, kemudian saat pengambilan napas ke-3 langsung embuskan ke dalam kantong hingga penuh

Kunci kantong agar udara di dalamnya tidak keluar dan serahkan kantong kepada petugas untuk dianalisis menggunakan alat GeNose C19.


Hasil pemeriksaan akan keluar sekitar 3 menit. Pemeriksaan dilakukan 1 kali tanpa pengulangan.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan mengapa moda transportasi kereta api dan bus menjadi yang pertama untuk diterapkan pengecekan Covid-19 menggunakan GeNose, karena harga tiket pada rute tertentu lebih murah pengecekan tes Covid-19 melalui Rapid Antigen atau PCR Test.

BACA JUGA : Prediksi Susunan Pemain Juventus vs AS Roma, Andrea Pirlo Enggan Anggap Remeh Lawan

“Karena kereta api ada jarak-jarak tertentu, katakan Jakarta-Bandung 100 ribu, kalau mesti antigen 100 ribu lagi itu kan mahal, apalagi tarif bus yang lebih murah lagi, ada yang cuma 40-50 ribu. Tapi dengan GeNose ini harganya hanya 20 ribu (sekali cek). Apalagi kalau nanti dengan skala besar bisa lebih murah menjadi 15 ribu, jadi lebih terjangkau. Kami sudah pesan 200 unit untuk 44 titik stasiun di seluruh jawa dan sumatera, ”tutur Menhub.

BACA JUGA : Beberapa Tips Mudah Merawat Helm Agar Tetap Nyaman Saat Digunakan

Sementara itu Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan bahwa Terminal pertama yang akan menggunakan GeNose adalah Terminal Pulo Gebang.

“Merujuk SE Satgas Penanganan Covid-19, kita masih sepakat untuk masyarakat yang berpergian dengan bus itu sifatnya hanya random sampling. Untuk di Jakarta yang pertama kali dilaksanakan adalah di terminal Pulogebang, dan secara bertahap kita sudah pesan 100 alat GeNose yang akan segera kita distribusikan ke daerah-daerah, ”kata Dirjen Budi. (RIN)



Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait