Tes Genose Disukai Ketimbang Swab dan Rapid, Karena Dianggap Lebih Murah dan Mudah

Jawa Barat —Sabtu, 6 Feb 2021 15:42
    Bagikan:  
Tes Genose Disukai Ketimbang Swab dan Rapid, Karena Dianggap Lebih Murah dan Mudah
Uji Coba Tes Genose di UGM. foto UGM.ac.id

POSKOTAJABAR, JAKARTA

Per hari ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai menyediakan layanan tes GeNose untuk pengawasan virus Covid-19 di beberapa Stasiun di Indonesia.  Pelayanan baru ini cukup menyedot banyak minat dari calon penumpang. Hal itu karena dari segi harga dan cara pakai alat ini ramah lingkungan dan ramah lingkungan.

Robert (41) calon penumpang kereta yang menuju Kudus, Jawa Tengah melalui Stasiun Gambir menyebut pelayanan Tes GeNose lebih murah dan nyaman. 

BACA JUGA : Resep Makan Siang Enak, Cara Membuat Perkedel Kentang Spesial

"Saya lebih nyaman yang ini ya. Lebih praktis dan murah juga cuma 20 ribu," katanya kepada Poskota, Jum'at, (5/2/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, sebelumnya ia juga sudah memeriksakan Covid-19 menggunakan Swab PCR dan Antigen.

Menurut calon penumpang KA ke Jawa Tengah ini, memeriksakan Covid-19 menggunakan Swab PCR dan Antigen sangat mengganggu dirinya sendiri dengan GeNose. GeNose lebih murah dan mudah. 

Hal tersebut karena dengan Swab harus dilakukan dengan cara memasukan alat deteksi ke dalam rongga hidung dan mulut. 

BACA JUGA : Mengakui Teledor Dalam Postingan FB, Maman Damiri Guru SD Minta Maaf kepada PWI Cimahi dan Jawa Barat

Berbeda dengan Swab, penggunaan Tes GeNose cukup mengembuskan nafas ke dalam kantung udara yang sudah disediakan oleh petugas medis di Stasiun. 

"Pas mulai pakai alatnya pertama-tama tarik dibuang ke masker, kedua sama dan ketiga baru tarik dan dibuang di genose," ucap Robert sambil memperaktekan cara tes GeNose. 

Senada dengan Robert, Dias (21) yang melakukan tes GeNose di Stasiun Pasar Senen menyebut adanya alat tes ini merupakan suatu terobosan yang cukup bagus. Tersedia alat tes diciptakan di dalam negeri yakni oleh Universitas Gadjah Mada. 

BACA JUGA: Kantor Kades Disegel, Inilah Penjelasan Kepala Desa Pangandaran Adi Fitriadi

Meski begitu ia mengaku sempat khawatir pada saat melakukan tes, karena ini merupakan kali pertama ia melakukan tes Covid-19 menggunakan GeNose. 

"Tapi setelahnya saya merasa biasa aja, meski sempat khawatir," ujar Dias sambil sedikit tertawa. 

Sementara itu Kepala Humas Daerah Operasi 2 Stasiun Pasar Senen, Eva mengatakan meski baru pada hari ini dilakukan pelayanan tes GeNoes secara efektif. Khusus di Stasiun Pasar Senen sejatinya sudah ada tahap uji coba pada tanggal 3 Februari 2021. 

BACA JUGA : Inilah Penuturan Damai Kami Sepanjang Hari Soal Nama yang Unik dan Dianggap Aneh

Dan untuk hari ini, kata dia minat penumpang yang terbilang cukup tinggi memeriksakan virus Covid-19 menggunakan GeNose. 

"Cukup banyak, untuk hari ini saja sejak pukul 1 siang sudah ada 659 orang," sebut Eva. (cr05 / menang)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait