Taiwan Deportasi 160 Pekerja Migran Indonesia, Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Jawa Barat —Sabtu, 6 Feb 2021 19:28
    Bagikan:  
Taiwan Deportasi 160 Pekerja Migran Indonesia, Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
Para pekerja migran Indonesia dari Taiwan tiba di Bandara Soekarno-Hatta dijemput Kepala UPT BP2MI Serang, Lismia Elita (depan). (Ist.)

POSKOTAJABAR, TANGERANG. 

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Taiwan, tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Sebanyak 160 PMI itu dideportasi karena ilegal akibat overstay  (ijin tinggalnya kadaluwarsa). Selain itu, ada juga yang berbuat kriminal.

Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Serang, Banten, Lismia Elita, mengatakan, ratusan pekerja itu dipulangkan ke Tanah Air lantaran bermasalah. 

BACA JUGA:  Polres Tangsel Menangkap Kristiana, Istri yang Membakar Suaminya Sendiri Karena Sakit Hati

"Masalahnya overstay yang harusnya sudah habis kontrak, harusnya pulang tapi mereka masih disana (Taiwan). Ada juga yang terkait tindak kriminal," ujar Lismia, Jumat (05/02/2021).

Sebetulnya, para PMI tersebut merupakan pekerja legal. Namun, karena kontraknya habis dan tidak diperpanjang, membuat mereka menjadi PMI ilegal. Tidak ada sanksi administrasi atau denda yang diberlakukan bagi PMI yang dideportasi dari Taiwan. 

Lismia mengatakan, para PMI yang baru tiba tersebut selanjutnya akan dikarantina di sejumlah hotel selama lima hari. 

BACA JUGA:  Terminal Pulogebang Jadi Terminal Pertama Gunakan GeNoSe C19 untuk Penumpang

"Karantina dibiayai oleh Gugus Tugas Covid-19. Kemudian, pembiayaan pemulangan mereka oleh kita (BP2MI), ada yang mungkin ke Jawa Tengah atau Jawa Timur, kita akan carikan bus Damri, pesawat kita berikan tiket," jelasnya. (toga/win) 

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait