Pergerakan Tanah Tasikmalaya, Sejumlah Rumah dan Bangunan Sekolah Dasar Alami Kerusakan

Jawa Barat —Senin, 8 Feb 2021 13:49
    Bagikan:  
Pergerakan Tanah Tasikmalaya,  Sejumlah Rumah dan Bangunan Sekolah Dasar Alami Kerusakan
Rumah warga masyarakat ambruk akibat pegerakan tanah. (foto:kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.
Hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Tasikmalaya, terjadinya sejak Minggu malam hingga  Senin pagi (08/02/2021) menyebabkan bencana longsor dan pergerakan tanah di Kampung Babakaran Jeruk RT03/02 Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Tanah di kampung tersebut mengalami retak dan pergerkan tanah serta  merusak 4 ruangan SDN Babakan Jeruk, dan 3 unit rumah warga. Keretakan pun terjadi di ruas jalan kabupaten penghubung Kecamatan Cibalong dan Parungponteng serta merusak 4 kolam ikan milik warga.

Kerusakan itu terjadi di beberapa rumah dan bangunan yang ditandai dengan adanya retakan kurang lebih satu meter dengan luas keretakan 2 hektar lahan di perkampungan tersebut karena dinding bangunan dan lantai keramik warga masyarakat melupas akibat bencana ini. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Irwan mengatakan, kondisi tersebut diakibatkan hujan deras dengan intensitas tinggi yang menguyur Tasik selatan sehingga mengakibatkan retakan pada tanah ke dinding rumah terjadi di beberapa titik.

Menurut, Irwan dengan terjadinya pergerakan tanah yang terjadi pada malam, saat ini warga yang rumahnya dalam kondisi rusak diungsikan ke rumah saudaranya yang tak jauh dari lokasi bencana.

"Hal itu dkarenakan dikhawatirkan, pergeseran tanah terjadi kembali dan semakin parah,"ujara Irwan, Senin  (08/02/2021).

BACA JUGA : Pemuda Asal Lampung Nekat Meloncat ke Laut di Pelabuhan Merak, Gagal Jadi Polisi


 Kata dia, dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa, namun sebagian warga masyarakat sudah diungsikan ke tempat yang aman,


"Tak hanya itu pihak BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah menyampaikan surat permohonan ke pihak Geologi untuk di teliti, apakah lokasi tersebut layak untuk di tempati atau tidak," terangnya.(Kris)

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait