Bangunan TPT Warga Desa Palasari Kabupaten Cia jur Ambruk, Tiga Rumah Terancam Ambrol

Jawa Barat —Senin, 8 Feb 2021 20:16
    Bagikan:  
Bangunan TPT Warga Desa Palasari Kabupaten Cia jur Ambruk, Tiga Rumah Terancam Ambrol
Tiga rumah di Desa Palasari terancam ambrol dampak dari ambruknya bangunan TPT villa milik warga setempat, Senin (8/2/2021).(foto:nuki)
POSKOTAJABAR,CIANJUR.
Ambruknya bangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) vila di Kampung Padarincang Atas RT 01 RW 03, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Senin (08/02/2021)  berbuntut panjang. Pasalnya tiga rumah yang berada di sekitar lokasi terancam ambrol dampak dari ambruknya TPT tersebut.  

Informasi dihimpun, runtuhnya tembok penahanan tebing itu menyusul hujan lebat yang berturut turut turun selama dua hari kemarin. Rumah yang terancam ambrol diketahui milik Yayat hayati (79) Rosita (48) dan Nani (65) masing masing warga sakitar.

"Kejadianya tadi pagi sekitar pukul 04. 30 wib, saat saya  mau melaksanakan shalat shubuh tiba tiba saya dikagetkan adanya suara gemuruh pas saya lihat tembok milik villa itu ambruk," kata Nani saat ditemui.

Nani menerangkan, akibat dari kejadian ambruknya TPT tersebut,salah satu warga bernama Lili Holiyah (57) mengalami luka serius dibagian kepala karena terpeleset masuk kedalam reruntuhan material TPT tersebut.

"Korban sudah dibawa ke RS Sakit Cimacam untuk mendapatkan perawatan," tuturnya.


Sementara itu, Rosita (48) warga yang juga pemilik rumah berharap kepada pemilik villa segera melakukan perbaikan kembali tembok penahan tebing tersebut.Karena dikhawatirkan tanah tersebut akan mengalami longsor susulan.

"Saya cuma khawatir aja ada longsor susulan karena hujannya tidak berhenti," keluhnya.


Sementara itu, Kepala Desa Palasari H. Ridwan mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan guna memberikan bantuan untuk para korban.

"Kami sudah bikin laporan melalui surat kepada Kecamatan yang nantinya akan ditembuskan ke Pemerintah Kabupaten mudah- mudahan korban segera dapat bantuan," pungkasnya.(Nuki)




Editor: Suherlan
    Bagikan: