Jaksa Pinangki Sirna Malasari Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 600 Juta, Kasus Pengurusan Fatwa MA

Jawa Barat —Senin, 8 Feb 2021 20:50
    Bagikan:  
Jaksa Pinangki Sirna Malasari Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 600 Juta, Kasus Pengurusan  Fatwa MA
Jaksa Pinangki Sirna Malasari dijatuhi vonis 10 tahun penjara dan denda Rp 600 juta.(antikorupsi.org)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Jaksa Pinangki Sirna Malasari divonis hukuman 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam keputusan vonis tersebut, jaksa yang cantik itu terbukti menerima suap dari Djoko Tjandra. Selain itu, Pinangki dijatuhi denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan dalam kasus korupsi terkait kepengurusan fatwa di Mahkamah Agung (MA) itu.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Pinangki Sirna Malasari dengan pidana penjara selama 10  tahun penjara, dikurangi masa tahanan. Dan menjatuhkan pidana denda sebesar Rp. 600 juta subsider 6 bulan," ujar Ketua Majelis Hakim, Ignatius Eko Purwanto, pada Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (08/02/2021).

BACA JUGA:  Video Aksinya Viral, Janda Pelaku Pencurian Motor Ditangkap Polresta Bandung

Dalam pertimbangannya ketika menjatuhkan vonis, Majelis Hakim menganggap ada perbuatan yang memberatkan terkait putusan tersebut.  Pinangki yang merupakan seorang aparat penegak hukum dan dianggap menutupi kejahatan pihak lain serta berbelit-belit dan memberikan keterangan.  

Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan adalah Pinangki sebagai aparat penegak hukum malah membantu Djoko Tjandra menghindari eksekusi hukuman di kasus Bank Bali. "Dan tidak mengakui kesalahannya dan menikmati hasil kejahatannya," kata Igntius.

Sementara, untuk hal yang meringankan, Mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan di Kejaksaan Agung itu, belum pernah dihukum dan tulang punggung keluarga. "Terdakwa memiliki anak berusia 4 tahun," ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemkot Bandung Jajaki Kerjasama dengan India di Bidang Pendidikan, Ekonomi, & Kebudayaan

Vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim ini lebih berat, ketimbang yang dituntutkan Jaksa Penuntut Umum pada sidang sebelumnya yakni pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp. 500 juta dengan subsider 6 bulan.(CR-5/win)





Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait