Mengenaskan! Jalan Raya di KBB Bagian Selatan Rusak Berat, Apa Kabar Dinas PUPR

Jawa Barat —Senin, 8 Feb 2021 21:43
    Bagikan:  
Mengenaskan! Jalan Raya di KBB Bagian Selatan Rusak Berat, Apa Kabar Dinas PUPR
Jalan yang berlubang-lubang seperti kubangan dan tergenang air tersebut tidak ada perhatian pihak DPUPR KBB. (foto:ist)

POSKOTAJABAR, CIMAHI.

Sungguh sangat mengenaskan, hampir seluruh Jalan raya wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) bagian selatan dari masuk daerah Kecamatan Cihampelas, Cililin, Sindangkerta, bahkan sampai ke daerah Gununghalu, semua hampir rusak berat. 

Banyak pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut uring-uringan karena jalan utama lintasan umum dari Cihampelas sampai Gununghalu, harus memilih jalan yang bagus.
Seperti halnya yang diungkapkan oleh Suryadi (40) warga Buah Batu yang bertujuan ke Saung Apung Cihampelas Maroko.

"Terod mobil saya sampai rusak, gara-gara melintasi jalan yang rusak dan berbolong-bolong, bagaimana ini tindakan pihak Pemda KBB, jalan yang rusak berat tersebut apa tidak diperhatikan,?" ucapnya kesal.

Tidak hanya Suryadi saja yang mengeluh tersebut, bahkan Dedi (30) warga Awi Larangan Cihampelas, dirinya merasa gerah dengan keadaan jalan yang ruksak tersebut, 

"Saya selaku warga Cihampelas, setiap ingin bekerja ke Batujajar, merasa risi dengan jalan yang rusak dan berlubang-lubang besar yang berkubang, apa lagi dimusim penghujan banyak air tergenang dan sering kecipratan dari air genangan kubangan tersebut," ujar Dedi.

Tidak hanya itu saja, ujar Dedi kembali, gara-gara jalan rusak tersebut, motornya sering pecah ban dan sering service, keluh Dedi.

Jalan yang melintasi Kecamatan Cihampelas, Cililin, Sindangkerta hingga Gununghalu ini, banyak berlubang.Salah satunya pas di pertigaan Jalan Raya Sasakbubur Kecamatan Cihampelas, lubangnya cukup besar dan memanjang. Apabila musim hujan, jalan di sekitar situ lebih mirip kolam kecil.


BACA JUGA : Buntut Kantor Kades Disegel, Puluhan Massa Aliansi MPDP Datangi Desa Pangandaran


Sedangkan menurut Dadan Supardan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KBB, jalan tersebut menjadi rusak disebabkan karena akibat intensitas curah hujan yang begitu tinggi.

Di samping curah hujan cukup tinggi, Menurut Dadan juga dari kondisi drainase yang belum terbangun dan tidak terurus.

Bahkan kata Dadan, pengerjaan jalan awalnya tidak maksimal, akibatnya jalan-jalan tersebut makin memperparah jalan rusak.

“Kondisi jalan di wilayah selatan saat ini ikut mempengaruhi roda perekonomian masyarakat. Juga menyebabkan kemacetan, bahkan tidak sedikit mengakibatkan kecelakaan,” ujar Dadan.


BACA JUGA : Video Aksinya Viral, Janda Pelaku Pencurian Motor Ditangkap Polresta Bandung


Dadan bahkan secara tegas dibagian selatan dengan banyaknya jalan yang rusak, pihak pemerintah daerah harus segera merespon secara cepat, khususnya yang bertanggungjawab dalam hal ini adalah Dinas PUPR.

Menurut Dadan Kembali, alangkah bijaknya  dan alangkah bagusnya dari pihak PUPR dapat melakukan sementara tambal sulam jalan tersebut, sambil menunggu mulainya proyek pembangunan untuk infrastruktur jalan dari dana pinjaman PT. SMI.

“Ini sebagai upaya pencegahan agar jalan itu, tidak terlalu berbahaya bagi para pengguna jalan. Untuk jangka panjangnya, tentu dinas PUPR perlu melakukan observasi jalan agar dalam pekerjaannya betul-betul cepat, tepat dan lebih berkualitas dari kondisi saat ini,” tegasnya. (Bagdja)


BACA JUGA : Mayat Gadis Tertusuk Bambu di Garut Ternyata Korban Pembunuhan Pacarnya

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait