Banjir Melanda Puluhan Desa di Beberapa Kecamatan di Subang, Ada Kampung yang Terisolir

Jawa Barat —Senin, 8 Feb 2021 21:54
    Bagikan:  
Banjir Melanda Puluhan Desa di Beberapa Kecamatan di Subang, Ada Kampung yang Terisolir
Jalan Pantura di daerah Sukamandi diterjang banjir akibat hujan berturut-turut selama empat hari. (Ist.)

POSKOTAJABAR, SUBANG.

Banjir melanda daerah pantura di Kabupaten Subang, akibat hujan yang mengguyur selama empat hari berturut-turut. Beberapa daerah di beberapa kecamatan yang terendam banjir yang cukup parah adalah Sukamandi Jaya, Ciasem Hilir, Ciasem Tengah, Ciasem Baru, Blanakan, Pamanukan, Sukasari, Mandala, Pagaden, dan Patok Beusi.

Relawan setempat, Rumsari (49), mengungkapkan, bahkan ada beberapa daerah yang terisolir karena daerahnya memang terpencil dan terpecah-pecah dikelilingi sawah atau tanah kosong. "Kalau daerah pedalamannya bahkan ada yang terisolir karena banjirnya cukup tinggi. Air sudah mencapai kepala. Bahkan, ada yang sudah mencapai genteng," ungkap Rumsari yang dihubungi lewat telepon, Senin (08/02/2021).

BACA JUGA:  Jaksa Pinangki Sirna Malasari Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 600 Juta, Kasus Pengurusan Fatwa MA

Beberapa daerah yang terisolir adalah daerah Ciasem, Pagaden, Pabuaran, dan Sukamandi Jaya. "Daerah ini yang terisolir karena airnya sangat tinggi mencapai genteng," kata Rumsari.


Sebuah perkampungan di Ciasem diterjang banjir sejak Minggu (07/02/2021) malam. (Ist.)


Rumsari yang rumahnya tidak terkena banjir pun berinisiatif membuka Posko Relawan, untuk membantu sodara-sodaranya yang terkena musibah itu. Hal itu mengingat belum ada pihak pemerintah yang datang untuk memberi bantuan atau sekedar meninjau yang terkena banjir. Sedangkan pimpinan daerah setempat, seperti camat dan lurah, juga ikut sibuk karena kantornya juga pada turut kebanjiran. 

Untuk saat ini, kata Rumsari, pihak relawan hanya bisa menyediakan dan mengumpulkan makanan atas hasil sumbangan dari mereka yang tidak kebanjiran. Rata-rata yang didapat dan juga dibutuhkan adalah makanan siap saji, air bersih, makanan ringan, dan pakaian bekas untuk digunakan. 

BACA JUGA:  Banjir Indrmayu, Puluhan Desa Termasuk Jalan Pantura Kebanjiran, Lalu-lintas Kendaraan Tersendat

"Yang sangat diperlukan juga pampers buat bayi. Makanan dan minuman juga kita terus kumpulkan untuk selanjutnya dibagikan," tutur Rumsari. (nang's)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait