Rapat Paripurna LKPJ Bupati Pangandaran Diwarnai Dua Fraksi Walkout

Jawa Barat —Senin, 8 Feb 2021 21:54
    Bagikan:  
Rapat Paripurna LKPJ Bupati Pangandaran  Diwarnai Dua Fraksi Walkout
Kedua Fraksi Golkar dan PKB melakukan saat meninggalkan ruang Paripurna lantaran menolak LKPJ Bupati Pangandaran akhir tahun 2020. (foto: ist)
POSKOTAJABAR,PANGANDARAN 
Rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pangandaran akhir tahun 2020, Senin (08/02/2021) diwarnai aksi walkout yang dilakukan dua fraksi sebagai tanda pernyataan menolak.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin mengatakan, ada empat fraksi yang menerima LKPJ tersebut dan setuju untuk dibahas ditahap selanjutnya.

"Empat fraksi yang menerima diantaranya PDIP, Fraksi Kerja (Gerindra dan PKS,red), PAN dan Persatuan (PPP dan Perindo,red)," ujarnya kepada wartawan, Senin (08/02/2021).

Sementara dua fraksi yang menolak, kata Asep, yaitu fraksi Golkar dan PKB.

"Menurut saya ini adalah sikap politik dan itu sah-sah saja, menyampaikan sikap politik," katanya.

Menurut dia, dalam penolakan ini ada beberapa poin yang disampaikan, dari fraksi PKB ada tiga poin yang disampaikan.

"Yang substansinya ada dua poin, sedangkan dari Golkar juga ada dua poin," ucapnya.

Salah satu poin yang disampaikan PKB, lanjut dia, mengenai Pangandaran mengaji, kemudian kegiatan fisik pembangunan.

"Kalau dari Golkar diantaranya belum direalisasikan pembangunan jalan Panyutran-Kedungwuluh," terangnya.


Menurut Asep, pertanyaan itu harus dijawab oleh Bupati nanti di dalam rapat selanjutnya atas pandangan dari fraksi-fraksi tersebut.

"Kalau menurut saya baiknya dengarkan dulu apa jawaban dari Bupati, kalau ada ketidakpuasan mungkin untuk walkout dan sebagainya," kata Asep.

Sikap politik fraksi tersebut, kata Asep, tidak bisa dilarang dan dipengaruhi.

"Saya menilai ini bukan kompak atau sebagainya, ini dinamis dan demokratis," ucapnya.


Sementara itu dalam rapat paripurna tersebut, dihadiri oleh Plh Bupati Pangandaran Kusdiana.  Terkait penolakan itu Kusdiana tidak banyak berkomentar.

"Jika dijelaskan mengenai point itu, pasti dua fraksi tidak akan menolak. Namun sudah terjadi walkout," singkatnya. (dry)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait