Banjir Indramayu, Air Kiriman dari Hulu Sungai Cimanuk Masuk Halaman Kantor Bupati

Jawa Barat —Selasa, 9 Feb 2021 15:18
    Bagikan:  
Banjir Indramayu, Air Kiriman dari Hulu Sungai Cimanuk  Masuk Halaman Kantor Bupati
alan masuk dan halaman kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Indramayu, Selasa (09/02/2021) pukul 10:30 WIB nampak banjir akibat meluapnya sungai Cimanuk. (foto:yan))


POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Banjir kiriman dari daerah hulu sungai Cimanuk  tidak pandang bulu. Buktinya pada Selasa (09/02/2021) banjir kiriman yang airnya berwarna coklat keruh itu sudah mengepung halaman Kantor Bupati Indramayu. Semakin siang banjir itu bukannya makin surut malah bertambah tinggi.

Bahkan banjir itu bukan hanya bikin tidak nyaman  Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Indramayu saja tapi juga bikin repot ASN  pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Indramayu yang letaknya di belakang kantor Bupati Indramayu.

Banjir yang melanda kantor ini malah lebih parah dibandingkan banjir yang melingkari kantor Bupati Indramayu.

”Ketinggian air sudah mencapai 30 Cm. Enggak tahu pada siang sampai sore nanti apakah tambah surut atau tambah banjir,” ujar salah seorang karyawan kebersihan.

Dia mengemukakan, beberapa mobil dan sepeda motor yang diparkir di halaman kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Indramayu sudah tergenang setinggi setengah ban.

Para karyawan termasuk pejabat di kantor itu pada Selasa (09/02/2021) pagi masih tampak masuk kantor. Namun pada pukul 19.30 WIB sejumlah karyawan mengendarai sepeda motor dan mobil tampak keluar kantor.

BACA JUGA : Cara Ambil Antrean Paspor Online Lewat Aplikasi


Banjir yang melanda kantor bupati dan kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Indramayu itu disebabkan karena luapan air Sungai Cimanuk  yang mengalir deras melalui saluran air.    

“Tuh lihat airnya berwarna coklat keruh. Berarti ini air dari sungai Cimanuk yang  debitnya sedang naik. Ini bukan air hujan. Kalau air hujan semalam pasti bening,  tidak keruh begini,” ujar Yana, 60 salah seorang warga yang melintasi depan kantor itu.


BACA JUGA : Cara Mendapatkan Bantuan Rp3,5 Juta Pengganti BLT Subsidi Gaji, Simak Persyaratannya


Kebetulan posisi Sungai Cimanuk yang debitnya sedang naik itu tidak jauh dari kantor bupati maupun kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. “Jarak antara kedua kantor itu dengan Sungai Cimanuk sangat dekat, hanya dibatasi oleh jalan,” ujarnya.

Banjir akibat luapan Sungai Cimanuk itu juga sudah merendam ratusan rumah di Kelurahan Lemahabang dan Margadadi. Banjir juga merendam  jalan-jalan  kabupaten maupun jalan protokol di Kota Indramayu. (Yan)


BACA JUGA : Buntut Kantor Kades Disegel , Korlap Audensi Menuntut Pemerintahan Desa Pangandaran Harmonis dan Solid


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait