Tol Cipali KM 122 Jalur B Arah Jakarta Amblas Diakibatkan Hujan Deras

Jawa Barat —Selasa, 9 Feb 2021 18:05
    Bagikan:  
Tol Cipali KM 122 Jalur B Arah Jakarta Amblas Diakibatkan Hujan Deras
Jalan tol Cipali KM 122 amblas ditutup. (foto:ist.)

 POSKOTAJABAR, BANDUNG


Para pengendara yang melintasi jalan tol Cipali dalam sepekan ini dirundung ketidaknyamanan. Setelah diterjang banjir, kini badan jalan tol Cipali  tepatnya di KM 122 jalur B, arah Jakarta amblas.Menurut PT Lintas Marga Sedaya, selaku pengelola Tol Cipali, perbaikan jalan tersebut membutuhkan setidaknya 2 pekan.


BACA JUGA : Cara Mendapatkan Bantuan Rp3,5 Juta Pengganti BLT Subsidi Gaji, Simak Persyaratannya


Terkait dengan Amblasnya jalan toll Cipali Tersebut terdaat beberapa fakta dianataranya :


Jalan ambles di KM 122+400 diduga terjadi karena hujan deras yang beberapa hari terakhir mengguyur wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Sementara itu, hujan deras diperkirakan juga masih terjadi di lokasi tersebut.


BACA JUGA : Cara Ambil Antrean Paspor Online Lewat Aplikasi


Untuk itu, pihaknya meminta para pengendara untuk berhati-hati.


Untuk mengatasi kemacetan akibat kejadian tersebut, pihak pengelola memberlakukan contraflow untuk mengurai kemacetan.

Hal itu disampaikan oleh PT Lintas Marga Sedaya melalui siaran pers resminya.


BACA JUGA : Arya Saloka dan Amanda Manopo Berpotensi Cinlok Menurut Ahli Feng Shui, Begini Tanggapan Putri Anne!


"Saat ini diberlakukan contraflow mulai dari Km 117 hingga Km 126 untuk mengurai kepadatan lalin," ujar Agung Prasetyo, Direktur Operasi Astra Tol Cipali.


Agung mengatakan, perbaikan jalan ambles akan memakan waktu sekitar dua pekan, Atas kejadia tersebut, pihak Astra Tol Cipali meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna jalan.


BACA JUGA Bikin Deg-Degan Ikatan Cinta Malam Ini, Andin Bertemu Saksi Palsu, Disaat Aldebaran Ingin Jujur


Namun demikian, pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati, dan menaati rambu-rambu, terutama di sekitar lokasi pekerjaan.

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait