Insan Pers Jangan Melanggar Kode Etik Jurnalistik, Inilah Harapan Plt Walikota Tasikmalaya

Jawa Barat —Rabu, 10 Feb 2021 21:26
    Bagikan:  
Insan Pers Jangan Melanggar Kode Etik Jurnalistik, Inilah Harapan Plt Walikota Tasikmalaya
Plt. Walikota Tasikmalaya elakukan pemotongan tumpeng di Kantor PWI. (foto:kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.
Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 di tengah pandemi Covid-19 tentu sangat berbeda dengan peringatan HPN sebelumnya dengan Tema peringatan HPN 2021 ini adalah 'Bangkit dari pandemi, Jakarta gerbang pemulihan ekonomi, pers sebagai akselerator perubahan'.

Kegiatan HPN 2021 dilaksanakan di sekretariat PWI Tasikmalaya di Jalan Tarumanagara, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya pun dilaksanakan secara sederhana. Dengan  menerapkan protokol kesehatan, rangkaian perayaan HPN 2021 ini berlangsung dengan ramah tamah pemotongan tumpeng.

Ketua PWI Tasikmalaya, Firman Suryaman mengatakan, insan pers harus menjadi pendorong dalam kebangkitan dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi. Selain itu, awak media harus menjadi akselerator dalam mengubah kehidupan yang lebih baik.

"Kita jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang aktual dan faktual, sehingga diharapkan terjadinya perubahan ke arah yang lebih baik," ujar Firman, Selasa (9/2/2021) malam

Menurutnya, peran insan pers harus bangkit dari pandemi, karena sangat berkontribuso dalam melaksanakan tugas karena semakin hari semakin hebat dalam penyebaran informasi yang di sampaikan kepada masyarakat.

BACA JUGA : Url Hidup Situs Porno Muncul Saat Siswa Belajar Daring

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengatakan, peringatan HPN 2021 di tengah pandemi ini merupakan babak baru. Karenanya, PWI harus lebih eksis dan membangun sinergitas yang lebih baik dengan seluruh elemen termasuk dengan pemerintah.

"Mudah-mudahan ke depan akan lebih baik lagi dengan bersama-sama membangun dan menjaga kondusifitas ," ujarnya
Berharap, konsistensi PWI dari dulu sampai sekarang terus dijaga dengan baik. Pasalnya, marwah organisasi ini akan menjadi penting untuk menjaga etika sehingga tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji dan berdampak terhadap nama baik organisasi.

Serta mampu mensejahterakan anggotanya sehingga wartawan yang meliput tidak akan melakukan kegiatan yang melanggar kode etik jurnalistik. Dengan memegang prinsip itu, saya yakin insan pers dapat mengabdi dan melahirkan karya jurnalistik berkualitas," paparnya. (Kris)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait