Terungkap, Sejarah Angka 13 dan Malam Jum’at Identik dengan Hal Mistis

Opini —Kamis, 11 Feb 2021 12:48
    Bagikan:  
Terungkap, Sejarah Angka 13 dan Malam Jum’at Identik dengan Hal Mistis
Ilustrasi cerita malam Jumat Kliwon yang menyeramkan. (masshar2000)

KALAU dengar kata “Malam Jum’at”, sepertinya terkait dengan hal-hal yang menyeramkan. Bahkan, kadang ada yang langsung bulu kuduknya merinding. Hal ini terjadi karena sebagian besar masyarakat Indonesia beranggapan jika malam Jum’at itu erat kaitannya dengan hal-hal yang berbau mistis. Sehingga, tak heran jika malam ini dianggap sebagai malam yang mencekam dibanding malam-malam lainnya.

Kepercayaan pada hal-hal mistis, memang sudah jadi bagian yang tidak terlepaskan di kalangan masyarakat Indonesia. Banyak orang percaya, tapi tidak sedikit juga yang skeptis tentang hal ini. Malam Jum’at dipercaya memiliki daya magis yang kuat.

Hal ini didasari dari kepercayaan masyarakat Jawa Kuno, yang kerap berpuasa selama 40 hari dan puncak puasanya salalu bertepatan dengan malam Jum’at, terutama malam Jum’at Kliwon. Pada hari itu pula, dikumpulkannya sesaji di berbagai tempat yang diyakini sebagai tempat berkumpulnya makhluk gaib.

BACA JUGA:  Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj Berharap Tidak Ada Perbedaan Antara Muhammadiyah dan NU dalam Mengawali 1 Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H

Kebiasaan ini, bermula saat kaum penjajah Belanda mulai masuk ke wilayah Nusantara. Saat itu, para penjajah yang notabene adalah orang Eropa memiliki dan membawa keyakinan akan dunia mistis berupa Friday The 13th. Menurut keyakinan mereka, bahwa hari Jum’at yang bertepatan dengan tanggal 13 adalah hari yang membawa kesialan.

Menurut data yang dihimpun LiveScience, hari Jumat tanggal 13 telah meninggalkan banyak luka dan kesialan di negara-negara Eropa. Misalkan, pada 13 September 1940, tepatnya pada masa Hitler, Nazi berhasil meledakkan lima bom dalam Buckingham Palace, Inggris.

Lalu, pada 13 Januari 1989, virus bernama Friday The 13th masuk dalam sisi komputer IBM Inggris yang menghapus seluruh data di kantor-kantor besar. Hal tersebut menyebabkan kepanikan masal. Sembilan bulan kemudian, saham The Dow Jones Industrial Averange mengalami penurunan sampai 190,58 poin.

Sejak saat itu, saham mereka tidak pernah naik secara signifikan. Kemudian, pada September 2013, film Friday the 13th dijadwalkan tayang di berbagai bioskop. Masalah dan kerugian yang terjadi selama hari-hari tersebut tidaklah sengaja. Namun, ini juga yang membuat masyarakat bersikeras percaya kalau 13 itu sial.

Selain itu, cerita dari mulut ke mulut juga jadi cara orang-orang menyebarkan pengalaman horor saat Jumat Kliwon. Tidak heran, kepercayaan itu juga semakin cepat tersebar. Percaya atau tidak, hal-hal mistis telah jadi bagian dari masyarakat Indonesia.

Dan bagi sebagian kaum muslim, mungkin sebagian sudah lazim untuk melakukan amalan-amalan tertentu di malam Jumat, seperti membaca surat Yasin misalnya. Memang dalam Islam, hari jumat (termasuk malam Jumat) dianggap hari yang memiliki keutamaan dibandingkan hari lain. Dengan kata lain,  bagi umat Islam hari Jumat itu lebih identik dengan hari untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Alih-alih dihubungkan dengan cerita-cerita mistis.

BACA JUGA:  Kejaksaan Agung Dinilai Tidak Serius Mengungkap Kasus Jaksa Pinangki Sirna Malasari Sampai ke Aktor Intelektual

Oleh sebagian kaum muslim, malam Jum’at ini diyakini adalah malam dimana para leluhurnya yang telah meninggal kembali pulang ke rumah untuk meminta didoakan kepada keluarganya yang masih hidup, maka tak heran jika di malam ini banyak kaum yang berdoa dan membaca kitab suci.

Bahkan, di kalangan masyarakat Jawa Kuno, hal itu memiliki tradisi untuk ‘penyambutan’. Biasanya, mereka memasang sandingan, atau semacam sesaji berupa makanan favorit leluhurnya selagi masih hidup. Lalu, dunia industri hiburan, seperti film pun semakin menguatkan kepercayaan maayarakat akan hal ini. Seperti, banyak film yang mengangkat dan mengadaptasi tema-tema malam Jum’at ini sebagai cerita utamanya.

Salah satunya seperti film “Malam Jumat Kliwon” pada 1986 yang dibintangi oleh “Ratu Horor” legendaris Indonesia, Suzana. Film ini pun tak ayal membuat kepercayaan masyarakat terhadap hal-hal yang berbau mistis ini semakin tinggi. Masyarakat Indonesia pun ikut terpengaruh dan percaya akan hal yang berbau mistis pada Jum’at Kliwon yang berhasil disampaikan lewat propaganda film tersebut. (ES)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait