Hutama Yonathan Pemilik Rumah Sakit Umum Kasih Bunda Jalani Persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung

Jawa Barat —Kamis, 11 Feb 2021 13:16
    Bagikan:  
Hutama Yonathan Pemilik Rumah Sakit Umum Kasih Bunda  Jalani Persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung
Pemilik Rumah Sakit Kasih Bunda Hutama Yonathan jalani persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (10/02/2021. (foto:ist))

POSKOTAJABAR, CIMAHI.

Sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi penyuapan masalah perizinan anggaran tahun 2018-2020 yang melibatkan Walikota Cimahi Ajay M Priatna pertama kali digelar di Pengadilan Tindan {idana Korupsi (Tipikor) Bandung, Rabu (10/02/2021) dengan menghadirkan terdakwa Hutama Yonathan Pemilik Rumah Sakit Umum  Kasih Bunda Cimahi.

Sidang tersebut  dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim I Dewa Gede, SH. serta anggota Sulistyono, SH. dan Lindawati, SH. di Ruang Sidang II Wirjono Prodjodikoro.

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum  dari KPK membacakan dakwaan atas keterlibatannya Hutama Yonathan dalam kasus tersebut.

Jaksa dari KPK  dalam dakwaannya menyebutkan, terdakwa memberi uang sebesar  Rp 1.661.250.000 (satu miliar enam ratus enam puluh satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) kepada Ajay Muhammad Priatna, mengingat kekuasaan atau wewenang yang melekat pada Ajay Muhammad Priatna selaku Walikota Cimahi.

Perbuatan terdakwa tersebut merupakan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 13 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindang Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

BACA JUGA : Tiang Listrik Roboh di Citamiang, Akses Jalan ke Tasik Selatan Lumpuh Dua Jam


Sementara itu, pengacara terdakwa Hutama Yonathan, Ronny Pandiangan, SH., MH. dari Kantor Pengacara JW & Partners Jakarta, menyatakan,  minggu depan pihaknya akan mengajukan ekseps atas dakwaan jaksa penutut umum.

“Kita akan mengajukan eksepsi dan akan membacakannya pada tanggal 22 February 2021," katanya..

Dalam persidangan tersebut, hadir pula Ketua Umum LSM Penjara Andi Halim.

Menurut Andi, pihaknya akan terus mengikuti persidangan untuk memantau jalannya sidang.

“LSM Penjara dalam hal ini, kami dari awal sampai putusan akan terus memantau jalannya persidangan ini dan juga akan hadir dalam persidangan Walikota Cimahi, Ir H Ajay Muhammad Priatna," katanya.

Bahkan, menurut Andi pula, masalah pembacaan dakwaan merupakan hal yang normatif saja, dan semua sesuai dengan fakta-fakta yang ada, 

"Kita lihat saja nanti tanggal 22 Februari minggu depan pembacaan eksepsi dari pengacara terdakwa ,” kata Andi. (Bagdja)


BACA JUGA : HMI Soroti Mangkraknya Pembangunan Gedung Bappeda Kota Banjar

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait