Banjir Karawang, 30 Ribu Warga terdampak, Bantuan Mulai Berdatangan

Jawa Barat —Kamis, 11 Feb 2021 20:19
    Bagikan:  
Banjir Karawang,  30 Ribu Warga terdampak, Bantuan Mulai Berdatangan
Bantuan logistik disalurkan ke beberapa wilayah banjir di Karawang. (foto:asl)

POSKOTAJABAR, KARAWANG.
Ribuan pengungsi disejumlah titik banjir masih bertahan di lokasi pengungsian menunggu air surut.
Bantuan korban banjir di Karawang terus berdatangan ke sejumlah Posko bantuan yang berada di sekitar lokasi pengungsian. Banyaknya jumlah warga terdampak banjir yang mencapai 30 ribu orang mengundang kepedulian masyarakat untuk memberikan bantuan berupa logistik, pakaian dan obat-obatan.

"Banjir sudah mulai surut di sejumlah titik banjir.  Bantuan dari masyarakat juga mulai banyak datang. Ada sekitar 30 ribu jiwa yang terdampak banjir. Bantuan masyarakat penting untuk membantu mereka yang jadi korban banjir, " Kata Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang,  Yasin Nasruloh, Kamis (11/02/2021).

Dari pemantauan,  sejumlah Posko pengungsian di sejumlah lokasi banjir didatangi mobil-mobil mewah diiringi truk pengangkut sembako. Posko bantuan korban banjir seperti di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe, Kecamatan Cilamaya, Kecamatan Rengasdengklok dan Kecamatan Cikampek paling banyak di datangi para penyumbang.

Kecamatan Ini paling menderita karena banjir mencapai ketinggian hingga 2 meter dari 17 kecamatan yang kebanjiran di Karawang.

Sejumlah bantuan terus berdatangan dari kemarin,  Rabu (10/2/21) hingga Kamis (11/2/21) ini. Seperti hari ini bantuan datang dari kantor BPN/ATR Karawang,  Kejari Karawang, Ikatan Notaris Indonesia (INI) Karawang dan TV Berita Group. Empat instansi ini serentak mendatangi sejumlah Posko Bantuan banjir dan memberikan 10 ton  beras, 150 dus mie instan, 15 karung pakaian dan selimut serta obat-obatan.

"Kami sengaja bergabung bersama agar bantuan yang kita berikan dapat lebih banyak dan merata untuk mereka yang dilanda musibah. Untuk sementara fokus kami disalurkan untuk korban banjir paling parah dan penduduknya padat, " kata Kepala BPN Karawang,  Fitriyani Hasibuan, Kamis di Posko Bantuan Desa Karangliggar, Kamis (11/02/2021).

 BACA JUGA : Misteri Kematian Kasmidi Warga Jambi yang Terapung di Laut Pangandaran


Menurut Fitriyani, bantuan yang diberikan merupakan sumbangan dari masing-masing karyawan sendiri kemudian disalurkan buat yang membutuhkan. Karyawan BPN,  Kejari Karawang dan Ikatan Notaris menyumbang setelah mengetahui banjir di Karawang tahun ini cukup parah.

"Ini merupakan aksi spontanitas kami untuk menunjukan kepedulian terhadap sesama, "katanya.


BACA JUGA : LSM Penjara Akan Ikuti Terus Sidang Kasus Walikota Ajay M Priatna dan Hutama Yonathan

.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Karawang,  Rohayatie mengatakan seluruh jaksa dan pegawaidi  tergerak hatinya setelah tahu puluhan ribu orang mengungsi akibat banjir.  Oleh karena itu ajakan dari BPN dan Notaris untuk bergabung membantu korban banjir disambut baik. 

"Kami sepakat bergabung karena lokasi banjir cukup luas. Tapi karena kesibukan kerja,  kita salurkan yang paling berdampak, " katanya usai menyerahkan bantuan di Posko Bantuan Kecamatan, Cilamaya.

Menurut Rohayatie, dirinya cukup kaget karena banjir tahun ini cukup parah dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah korban terdampak banjir yang mencapai 17 kecamatan cukup mengundang empati masyarakat.  "Harus ada solusi dari pemerintah, kasihan masyarakat," katanya.(asl)


BACA JUGA : 8 Makanan Lezat di Tahun Baru Imlek, Cocok Disantap Bersama Keluarga Tercinta

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait