Tahun 2014 Sudah Ditutup, Yayasan SKKS Prihatin Situs Kalangsundanet Jadi Berisi Pornografi

Jawa Barat —Jumat, 12 Feb 2021 18:25
    Bagikan:  
Tahun 2014 Sudah Ditutup, Yayasan SKKS Prihatin Situs Kalangsundanet Jadi Berisi Pornografi
Yayasan SKKS Prihatin Situs Kalangsundanet Jadi Berisi Pornografi. (foto:ist)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.
Yayasan Sawala Kandaga Kalang Sunda (SKKS) tulis surat pernyataan terbuka setelah mendapat kabar situs yang pernah dimilikinya dimanfaatkan pihak tidak bertanggungjawab untuk menyebarkan konten berisikan pornografi.

Ketua Yayasan SKKS, Iwan Natapradja dalam surat pernyataan terbukanya menjelaskan,  situs kalangsundanet adalah situs resmi yayasan.

"Situs kalangsundanet dibuka oleh saya sebagai situs resmi yayasan SKKS yang berisikan berbagai macam tulisan sejarah, kebudayaan, bahasan mengenai kebudayaan sunda," katanya via pesan WhatsApp, Jumat (12/02/2021).

Iwan menjelaskan, pada tahun 2010, karena yayasan tidak mampu membiayai, maka situs kami tutup pada tahun 2014.

"Sejak akhir 2014 situs tersebut bukan lagi milik yayasan SKKS," tambahnya.

Iwan juga menerangkan, selama tahun 2010-2014 Yayasan SKKS tidak pernah memberikan referensi kepada siapapun, bahwa situs kami adalah sebagai referensi kebudayaan sunda.

"Jika sekarang ada yang memuat, bahwa kalangsundanet sebagai referensi budaya sunda itu adalah di luar tanggungjawab kami karena sudah kami tutup sejak akhir 2014," ungkapnya.


Iwan juga mengatakan keprihatinannya, atas kasus yang telah bikin geger, munculnya url kalangsundanet dibuku Sosiologi siswa SMA kelas 12.

"Dengan ini kami menyatakan pula, bahwa kami dari yayasan SKKS merasa prihatin bahwa situs kalangsundanet telah digunakan sebagai referensi berisikan pornografi.Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya sesuai dengan keadaan pada saat ini. (Aris)





Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait