Banjir Susulan Makin Menambah Kesengsaraan Masyarakat Losarang Indramayu

Jawa Barat —Sabtu, 13 Feb 2021 11:29
    Bagikan:  
Banjir Susulan Makin Menambah Kesengsaraan Masyarakat Losarang Indramayu
Masyarakat Kecamatan Losarang bersama Camat Suratno dan Plt. Kadis PUPR Maman Kostaman saat meninjau dua titik tanggul sungai Cipanas yang jebol (membelakangi) hingga menyebabkan banjir susulan di wi

POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Masyarakat Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat  minta penanganan dua  titik tanggul Sungai  Cipanas yang jebol hendaknya dilakukan sesegera mungkin. Hal itu mengingat banjir susulan yang terjadi pada Jumat (12/02/2021) hingga Sabtu (13/02/2021) dampaknya terbukti telah menambah kesengsaraan masyarakat yang kesekian kalinya.

Beberapa warga minta satu titik tanggul kali Cipanas yang jebol dan belum diperbaiki pada Sabtu (13/02/2021) agar segera diperbaiki,  seperti yang sudah dilakukan  perbaikan pada satu titik tanggul Sungai Cipanas lainnya  yang sama-sama jebol. 

Salah seorang warga Carman  mengemukakan, banjir yang melanda wilayah Kecamatan Losarang dampaknya bukan hanya menambah menyengsarakan masyarakat  tapi juga menimbulkan kerugian materi sangat besar yang menimpa para petambak ikan di Kecamatan Losarang.

Beberapa petambak menyampaikan keluhannya di hadapan Camat Losarang Suratno dan Plt.  Kepala Dinas PUPR Indramayu Maman Kostaman dan minta penanganan dua titik tanggul sungai Cipanas dilakukan sesegara mungkin  saat bersama-sama meninjau 2 titik tanggul sungai  Cipanas jebol.

 Jebolnya dua titik tanggul sungai Cipanas itu  menyebabkan terjadi banjir susulan menerjang wilayah Kecamatan Losarang pada Jumat (12/02/2021) dan hingga Sabtu (13/02/2021) dampak banjir itu masih dirasakan masyarakat.

 Masyarakat wilayah Kecamatan Losarang sudah bersusah payah mengangkat dan membersihkan perabotan rumah tangga keluar rumah dan membersihkan lumpur pada  lantai yang kotor sisa banjir Senin (11/021/2021). Sekarang hari Sabtu (13/02/2021) banjir susulan datang lagi.  “Masyarakat sangat prihatin dan was-was,” ujarnya.

BACA JUGA : Wisatawan Hilang Terseret Arus Pantai Cikaso Garut Hinga Kini Belum ditemukan


Plt. Kepala PUPR Indramayu, Maman Kostaman di lokasi banjir menjelaskan,  banjir susulan akibat 2 titik tanggul sungai  Cipanas jebol airnya berasal dari daerah hulu yaitu  di Kabupaten Sumedang yang turun hujan pada pukul 17.00 WIB. Dari Sumedang perjalanan air melalui sungai  Cipanas Indramayu  memakan waktu 12 jam.

 Dinas PUPR sudah meminta operator pintu air sungai  Cipanas agar menutup pintu air dan tidak membuka pintu air secara  full,  supaya air itu tidak seluruhnya mengalir ke sungai Cipanas dan mengakibatkan banjir susulan di wilayah Kecamatan Losarang.    

Dikatakan, untuk menangani 2 titik tanggul Sungai  Cipanas yang jebol dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dengan mendatangkan alat berat.     Dinas PUPR Kabupaten Indramayu sudah mendata secara teknis  panjang tanggul sungai Cipanas yang jebol di dua titik dan melaporkan hal itu kepada  BBWS Citarum untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. (Yan)


BACA JUGA :Menyusul Kedatangan Unit Tipikor, Sekdes Pangandaran," Aneh kok yang Dicari Saya, Padahal Pa Kades Ada"

Editor: Suherlan
    Bagikan: