Polresta Bogor Amankan Belasan Pengendara Moge yang Melanggar PPKM, Videonya Viral

Jawa Barat —Sabtu, 13 Feb 2021 21:28
    Bagikan:  
Polresta Bogor Amankan Belasan Pengendara Moge yang Melanggar PPKM, Videonya Viral
Tim Satgas Covid-19 mendata pelanggar pengendara motor besar Harley Davidson karena menerobos jalur ganjil genap di Bogor Kota. (Ist/Humas Polresta Bogor Kota)

POSKOTAJABAR, BOGOR.   

Belasan pengendara motor besar atau motor gede (moge) yang videonya viral saat menerobos pemberlakuan ganjil genap di wilayah Kota Bogor, diamankan petugas Polresta Bogor. Kapolresta Bogor, Kombes Susetyo Purnomo Condro, mengungkapkan, pihaknya mengamankan belasan pengendara moge yang menerobos pemberlakuan ganjil genap itu karena dianggap melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Manusia (PPKM) yang diterapkan di Kota Bogor.

"Dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 WIB, Tim Polres telah mengamankan 12 pengendara motor Harley Davidson dan tiga diantaranya setelah pemeriksaan melanggar karena menggunakan plat nomor ganjil, saat sedang penerapan sistem genap,"ujar Kapolresta, usai jumpa pers di Satgas Covid Kota Bogor, Balaikota Bogor Kota, Sabtu (13/02/2021).

BACA JUGA:  Pertunjukkan Barongsai di Dalam Mall Ciputra Citra Raya Undang Kerumunan Massa, Netizen Bereaksi Keras

Kombes Susatyo mengatakan, ketiga pengendara motor besar yang melanggar yaitu Hapardi, pengendara Harley Davidson Abu Silver L 2271 BI, Fahrul Rohman (46), warga Tangerang motor Harley Davidson orange AG 5177 REZ , dan Tanu (32), warga Jakarta Utara, Harley Davidson B 6289 ML.

"Ketiga pengendara ganjil genap ini langsung diberikan tindakan tegas, sanksi pembayaran denda tertinggi Rp. 250 ribu yang dilakukan oleh anggota Satgas Covid-19 Bogor Kota," ungkapnya.

Perwira jebolan Akpol 1998 in, membatah bahwa anggota yang berjaga di posko penjagaan seakan membiarkan begitu saja sewaktu rombongan motor besar melintas di Kota Bogor.

"Jadi, perlu diluruskan disini. Terkait viral pada saat penyekatan kemarin itu dipotong oleh waktu solat Jumat anggota dan perwira pengendali (Padal) dari pukul 11.30 WIB sampai 13.00 WIB. Sehingga, kita tidak akan diskriminasi. Jika salah, akan kita tindak tegas sesuai protokol kesehatan tertera dalam peraturan Walikota Bogor," tandasnya.

BACA JUGA:  Dubes Indonesia untuk Filipina Sinyo Harry Sarundajang Meninggal Dunia, Akan Dimakamkan di Minahasa

Secara terpisah, Pardi, salah satu pengendara Harley Davidson yang melanggar Ganjil Genap di Bogor Kota, menyatakan meminta maaf kepada Walikota Bogor, aparat termasuk Satgas Covid-19 Kota Bogor atas ketidaknyamanan pada Jumat (12/02/2021). (angga/ruh)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait