Tingkatkan PAD, Diskominfoarpus Kota Cimahi Maksimalkan Sektor Menara Telekomunikasi

Jawa Barat —Minggu, 14 Feb 2021 09:47
    Bagikan:  
Tingkatkan PAD, Diskominfoarpus Kota Cimahi Maksimalkan Sektor Menara Telekomunikasi
Diskominfoarpus Kota Cimahi maksimalkan PAD Menara Telekomunikasu.. (foto:bagdja)

POSKOTAJABAR, CIMAHI.

Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi bakal memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi menara telekomunikasi di Kota Cimahi.

Kepala Diskominfoarpus Kota Cimahi, Mochammad Ronny mengatakan, tahun 2021 pihaknya menargetkan PAD dari sektor retribusi menara telekomunikasi atau tower sebesar Rp 39.649.012.

"Target tersebut sudah terpenuhi sebesar 60,32 persen atau sebesar Rp 23.917.805," terang Ronny, Jumat (12/02/2021).

Retribusi tower tersebut sudah dipungut sejak tahun 2020 dan masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari Rp39.649.011,71 tahun lalu, realisasinya hanya sekitar 72,5 persen atau sekitar Rp28.569.485.

Tahun ini, kata Ronny, pihaknya bakal melanjutkan pengawasan dan pengendalian. Pendataan dan pengawasan akan dilakukan secara bertahap. 

"Untuk rencana wasdal tahun 2021, total dari 6 perusahaan sebanyak 120 tower, pelaksanaan wasdal ini akan bertahap setiap tahunnya," terang Ronny. 

Pendataan dan pengawasan terhadap tower di Kota Cimahi sudah dimulai sejak tahun 2020. Tercatat sudah ada 59 menara yang sudah didata oleh tim gabungan dari Diskominfoarpus, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi. 

"Tanggal 15 Februari kita akan mulai wasdal kembali sebanyak 19 titik," ucap Ronny. 

BACA JUGA: Menyusul Kedatangan Unit Tipikor, Sekdes Pangandaran," Aneh kok yang Dicari Saya, Padahal Pa Kades Ada"


Penyisiran dan pengawasan ini dilakukan untuk melaksanakan amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Perda Kota Cimahi Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum.

Dalam perda tersebut mengatur teknis mengenai perhitungan retribusi menara telekomunikasi pada pasal 12 ayat (8) yang berbunyi “Tingkat penggunaan jasa Retribusi Menara Telekomunikasi dihitung berdasarkan frekuensi pengawasan dan pengendalian menara telekomunikasi, dan perkalian koefisien jenis menara, lokasi, jumlah operator dan ketinggian menara telekomunikasi”.

Perda tersebut diturunkan lagi dalam Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 42 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemungutan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi. Mengatur mengenai pemungutan retribusi dilaksanakan terhadap pengawasan dan pengendalian menara telekomunikasi. (Bagdja)


BACA JUGA: Pertunjukkan Barongsai di Dalam Mall Ciputra Citra Raya Undang Kerumunan Massa, Netizen Bereaksi Keras

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait