Keterisian Rumas Sakit 60 Persen, Pandemi Covid-19 di Kota Bandung Masih Terkendali

Jawa Barat —Minggu, 14 Feb 2021 16:53
    Bagikan:  
Keterisian Rumas Sakit 60 Persen, Pandemi Covid-19 di Kota Bandung Masih Terkendali
Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, memastikan pandemi Covid-19 di Kota Bandung masih terkendali. (Humas Pemkot Bandung)
POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, memastikan pandemi Covid-19 di Kota Bandung masih terkendali. Salahsatu indikatornya, angka keterisian tempat tidur di rumah sakit hanya 60 persen. Tak hanya itu, jumlah orang terkonfirmasi Covid-19 aktif juga menurun. Hal itu berdasarkan laporan yang diterima hingga Jumat (12/02/2021).

"Saya informasikan saja, situasi pandemi Covid-19 di Kota Bandung ini relatif terkendali. Memang indikatornya positif aktifnya turun, kemudian juga reproduksi virus di bawah angka 1 ketersediaan tempat tidur, berada di bawah angka 60 persen. Standar WHO tidak boleh lebih dari itu," ungkap Yana di Balai Kota Bandung, Sabtu (13/02/2021).


Kendati demikian, Yana tetap meminta warga Kota Bandung tetap waspada. Seluruh elemen masyarakat juga harus menyosialisaikan tentang pencegahan penyebaran Covid-19. "Pandemi ini masih ada dan tetap harus laksanakan protokol kesehatan,"tandasnya.

Untuk data per 12 Februari 2021 dari Pusat Informasi Covid-19 Kota Bandung, konfirmasi positif 890 orang, konfirmasi sembuh 9.516 orang, dan meninggal 216 orang

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Rizal Khairul, mengungkapkan, wabah virus Covid-19 belum berakhir. Oleh karena itu, perlu dilawan bersama-sama.

Sebagai duta vaksin, Rizal mengajak seluruh elemen masyarakat mengampanyekan pelaksanaan vaksinasi. Sebab, vaksin merupakan upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.


"Memang vaksin ini harus dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid 19. Saya juga setiap musrenbang menyampaikan bahwa penting vaksin ini, bukan solusi keseluruhan tapi mencegah penyebaran," kata Rizal. (nang's)
Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait