Longsor di Nganjuk, 20 Warga Desa Ngentos Hilang Tertimbun

Jawa Barat —Senin, 15 Feb 2021 12:28
    Bagikan:  
Longsor di Nganjuk, 20 Warga Desa Ngentos Hilang Tertimbun
Lokasi longsor di Desa Ngentos Kabupaten Nganjuk. (superradio)

POSKOTAJABAR, NGANJUK. 

Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, mengakibatkan tanah longsor di Nganjuk, Jawa Timur, pada Minggu (14/02/2021) malam. Akibatnya, sebanyak 20 warga Desa Ngentos, dinyatakan hilang akibat tertimbun tanah longsor. Selain itu, terdapat 14 warga lainnya mengalami luka-luka dilarikan ke Puskesmas terdekatserta 8 unit rumah warga rusak berat. Demikian laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

BPBD dengan dukungan pihak terkait lainnya melakukan upaya penanganan darurat, seperti pencarian dan evakuasi korban hilang. Tim gabungan juga melakukan evakuasi warga terdampak di sekitar lokasi. 

BACA JUGA:  Akibat hujan Deras dan Angin Kencang, Puluhan Pohon Tumbang Menimpa Rumah Warga Sukamenak Tasikmalaya

"BPBD setempat terus melakukan pemantauan pascabencana dan kaji cepat di lapangan. Untuk warga yang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut, telah mendapatkan perawatan di Puskesmas," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Senin (15/02/2021).


Banjir di Pasuruan

Masih di Jawa Timur, bencana lain juga terjadi di Kabupaten Pasuruan, yaitu banjir menerjang sejumlah desa di 3 kecamatan. Banjir dipicu salah satunya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. 

Kondisi tersebut berdampak debit air Sungai Kedunglarangan di Kecamatan Bangli, Sungai Rejoso di Kecamatan Winongan dan Kecamatan Grati meluap. Peristiwa banjir pada Minggu malam (14/02/2021), terjadi sekira pukul 23.50 waktu setempat. 

Beberapa desa terdampak di 3 kecamatan yaitu Desa Satak, Tambaka, Kalianyar, Kalirejo dan Masangan (Kecamatan Bangli), Desa Bandaran dan Prodo (Kecamatan Winongan), dan Desa Kebrukan (Kecamatan Grati). 

BACA JUGA:  Hari Ini, Pelaksanaan Vaksinasi Tahap Pertama untuk Nakes di Kota Sukabumi Ditargetkan Selesai

Korban Jiwa tercatat 294 KK terdampak dan sebanyak 357 jiwa mengungsi. Mereka yang mengungsi di Masjid Al-Islah sebanyak 116 jiwa dan 148 jiwa di TK Setia Budi. Sedangkan ratusan rumah warga terdampak dengan tinggi muka air banjir sekitar 70 cm. 

BPBD dan unsur-unsur terkait lain telah melakukan upaya penanganan darurat kepada masyarakat terdampak. (johara/tri)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait