Ratusan Santri Terpapar Covid-19, Pondok Pesantren di Tasikmalaya Ditutup Total

Jawa Barat —Senin, 15 Feb 2021 15:24
    Bagikan:  
Ratusan Santri Terpapar Covid-19, Pondok Pesantren di Tasikmalaya Ditutup Total
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra Hendriana Saat dimintai keterangan. (foto:kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.
Meskipun vaksin sinovac Covid-19 telah hadir di Indonesia dan tersebar di 27 provinsi Kabupaten Kota se Indonesia, kali ini, sebanyak 375 Santri dan ustad di salah satu pondok pesantren di wilayah Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra Hendriana mengatakan, dari jumlah  832 sampel yang diperiksa di laboratorium kesehatan daerah Bandung, hasilnya 45% sampel atau 375 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebanyak 375 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, 152 santri pria, 171 santriwati, 32 ustad, dan 20 ustadzah," ujarnya di sela-sela kegiatan, Senin (15/02/2021).

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk memilah santri mana saja yang bisa diisolasi di pesantren dan yang harus diisolasi di tempat isolasi khusus milik pemerintah yakni bisa di lakukan di Hotel Crown dan Rumah Sakit Dewi Sartika.


Ia menuturkan, untuk santriwati akan difokuskan diisolasi di Hotel Crown dan santri pria di Rumah Sakit Dewi Sartika di Kawalu dan untuk penjemputan pesantren akan dilakukan hari ini secara bertahap dan semuanya harus selesai hari ini," ucapnya

Ia menambahkan, untuk Rumah Sakit Umum Daerah dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, akan di isi oleh 15 orang pasien diantaranya guru ngaji, ustad yang berusia 50 tahun, memiliki komorbid  dan dua santri bergejala sesak atau demam.(Kris)



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait