Okupansi RS Dibawah Standar PBB, PPKM Jabar Berjalan Baik

Jawa Barat —Senin, 15 Feb 2021 18:15
    Bagikan:  
Okupansi RS Dibawah Standar PBB, PPKM Jabar Berjalan Baik
Gubernu Jawa Barat, Ridwan Kamil. (foto:doc)
POSKOTAJABAR, BANDUNG
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah berjalan dengan baik. Keterisian rumah sakit (Okupansi) sudah di bawah standar PBB, 58 persen.

"Sebab, di Jabar indikator penanganan Covid-19 menunjukkan tren yang positif," kata Ridwan Kamil, di Gedung Sate Jl Diponegoro, Bandung, Senin (15/2/2021).

"Saya laporkan juga PPKM secara umum berhasil. Ya per hari ini, itu keterisian rumah sakit. Alhamdulillah sudah di bawah standar PBB, 58 persen," terangnya.

Ridwan Kamil menjelaskan, PBB melalui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerapkan standar atau batas aman okupansi ruang rawat di rumah sakit sebanyak 60 persen. 

"Sebelum PPKM diterapkan, okupansi rumah sakit di Jabar pernah melebihi 70 persen," katanya.

"Standar kritis (tingkat keterisian) nasional yang 70 juga dilewati, standar kritis WHO sudah dilewati. Jadi sebenarnya sudah membaik dan Alhamdulillah kasus-kasus yang double-double dengan masa lalu juga sudah, masih ada tapi sudah berkurang, sehingga tidak mengagetkan seperti yang awal-awal di Januari 2021," katanya.

BACA JUGA : Pemerintah Membuka Lowongan Kerja untuk Sekitar 1,3 Juta CPNS


Kendati begitu, pelaksanaan PPKM di wilayah Provinsi Jawa Barat akan terus dievaluasi, meski dari segi statistik mulai menunjukkan hasil yang positif.

"Kelihatannya dengan statistik yang membaik mudah-mudahan kita bisa ada pelonggaran dengan cara tetap produktif tapi tetap dengan 5 M sekarang," ujarnya.

Saat ini total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jabar telah mencapai 175.003 kasus. 25.339 tengah menjalani perawatan atau isolasi, 147.551 telah selesai atau sembuh isolasi dan 2.113 orang meninggal dunia. (Aris)
Editor: Suherlan
    Bagikan: