Jalaluddin Rakhmat Meninggal, Dr. Ahmad Zakyudin," Pak Jalal Itu Cerdas dan Sangat Welcome dengan Semua Orang"

Jawa Barat —Senin, 15 Feb 2021 21:56
    Bagikan:  
Jalaluddin Rakhmat Meninggal,  Dr. Ahmad Zakyudin,
Jalaludin Rakhmat (Foto: dok. Istimewa)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

"Pak Jalal itu cerdas, dan memang beliau sangat menguasai bidang komunikasi, terutama komunikasi politik," kata Dr. Ahmad Zakyuddin, dosen ilmu komunikasi punya kenangan khusus dengan Kang Jalal --demikian Jalaluddin Rakhmat biasa disapa.

"Saya juga mendapat kabar meninggalnya pak Jalal dari WA Grup Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) Universitas Padjajaran (Unpad)," katanya, Senin (15/02/2021).

"Saat itu saya tengah dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke Bandung," ungkapnya.

Zaky menjelaskan, dia bergaul akrab dengan Kang Jalal lebih dari satu tahun, sekitar tahun 2017 tepatnya saat tengah menulis disertasi Komunikasi Politik Jalaluddin Rakhmat.

"Saya satu tahun pull berdiskusi dengan beliau," katanya

Apa yang ditanyakan, selalu dijawab dengan luar biasa.

"Akhirnya hasil disertasi saya, tidak mengecewakan. Mendapat nilai A," kenangnya.

Jalaluddin Rakhmat menurut Ahmad Zakyuddin sangat welcome dengan semua orang.

"Saya diskusi dengan beliau di rumahnya. Dari pagi sampai siang, kadang sampai sore," jelasnya.

Ahmad Zakyuddin juga mengatakan berdoa semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak disisiNya.

"Saya beberapa hari yang lalu, dengan dia sakit. Kebetulan juga istrinya, baru meninggal kira-kira lima hari lalu," katanya

BACA JUGA : Pemerintah Membuka Lowongan Kerja untuk Sekitar 1,3 Juta CPNS


Pakar Ilmu Komunikasi Jalaluddin Rakhmat meninggal dunia di RS Santosa, Kota Bandung, Senin, (15/2/2021). Menyusul istrinya yang belum genap seminggu berpulang ke Rahmatullah.

"Telah berpulang ke rahmatullah K.H. DR. Jalaluddin Rakhmat, hari ini, Senin 15 Februari 2021, pukul 15.45 WIB. Di ICU RS Sentosa Internasional Bandung."

Demikian isi pesan via WAG yang telah diteruskan berkali-kali, sampai akhirnya tiba WAG POSKOTAJABAR.

"Kami masih koordinasi soal pemakaman," ujar Ketua PW Jamaah Ahlulbait Indonesia (Ijabi) PW Jabar Sutrasno melalui chat WhatsApp, Senin.

Kemungkinan besar, almarhum akan dimakamkan di makam keluarga di Rancaekek dekat dengan sekolah Muthahari.

Sutrasno mengatakan, almarhum sempat dirawat selama 10 hari karena penyakit diabetesnya. Almarhum juga mengeluhkan sesak napas.


Selain dikenal sebagai cendekiawan dan pakar ilmu komunikasi, Kang Jalal juga diketahui sebagai politisi dari PDI-P.

Setelah lama menjadi dosen di Universitas Padjadjaran, pada tahun 2014 dia terpilih menjadi anggota DPR-RI periode 2014-2019. Di DPR dia menjadi anggota Komisi VIII. (Aris)


BACA JUGA : Pemerintah Membuka Lowongan Kerja untuk Sekitar 1,3 Juta CPNS


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait