Bantu Korban Banjir Indramayu, Mahasiswa Pangandaran Galang Dana Kemanusiaan

Jawa Barat —Selasa, 16 Feb 2021 06:53
    Bagikan:  
Bantu Korban Banjir  Indramayu,  Mahasiswa  Pangandaran Galang Dana Kemanusiaan
Mahasiswa Pangandaran Galang Dana Kemanusiaan. (foto:ist)

POSKOTAJABAR, PANGANDARAN
Berawal dari melihat dampak yang terjadi akibat bencana banjir di wilayah Kabupaten Indramayu sangat memprihatinkan dan banyak sekali kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir tersebut, ribuan warga  betul-betul membutuhkan uluran tangan dari kita semua.

Karena hal itu, mahasiswa yang tergabung dalam millenial Pangandaran (Kader Aswaja PERGUNU, IPNU, IPPNU, BEM STIT NU Al Farabi dan PMII Pangandaran) menggelar aksi galang dana untuk korban banjir bandang di wilayah Kabupaten Indramayu.

Koordinator Lapangan, Tian Kadarisman menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu itu dipusatkan di tiga titik.

"Pertama di bunderan Pangandaran kemudian di depan pasar Parigi dan di bunderan Cijulang tentunya dengan melaksanakan protokol kesehatan," ujarnya kepada POSKOTAJABAR, Senin (15/02/2021).

Kata dia, tujuan dari kegiatan tersebut untuk meringankan beban saudara-saudara yang terkena banjir karena tentu mereka sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan bertahan hidup pasca terkena musibah bencana banjir. 

"Alhamdulillah dari aksi yang kita gelar terkumpul dana sebesar Rp.2.742.000 (Dua Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Dua Ribu Rupiah) dan satu dus baju, kami ucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuannya," ucapnya.

Setelah dievaluasi dan dihitung, sambung dia,  secepatnya akan salurkan bantuan ini untuk warga yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Indramayu. 

"Aksi peduli ini murni panggilan kemanusiaan agar para korban bencana alam itu dapat terbantu. Dan aksi ini untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan serta aksi peduli sesama umat manusia. Kita sebagai makhluk sosial harus saling tolong menolong," tuturnya.


Sementara itu, Ketua PMII Pangandaran Yusup Sidik  mengatakan, kita sebagai sesama bangsa, sesama manusia harus berempati kepada korban yang terdampak banjir, tentu mereka banyak kehilangan mulai dari pakaian, bahan makanan pokok, rumah dan yang lainnya.

"Tentu mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita sekecil apapun itu," tambahnya.

kegiatan aksi solidaritas ini, lanjut Sidik, merupakan bagian dari pengamalan nilai dasar pergerakan yang ada di PMII, yaitu hubungan dengan sesama manusia.

"Kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan rasa sosial dan solidaritas kita sebagai sesama manusia," katanya.

Hal senada disampaikan, Ketua PC IPNU Pangandaran Maftuh Abdurrohman menerangkan, bahwa sudah semestinya kita bangkit dan bergerak untuk menolong sebagai upaya mengejawantahkan nilai – nilai Keislaman dan Kemanusiaan dan semoga masa pandemi ini bisa menjadi bahan evaluasi diri dan menjadi pelajaran kepada kita agar tetap melakukan kebaikan. 

"Semoga masyarakat yang terkena banjir di berikan ketabahan dan semoga kita semua di jauhkan dari segala bencana," pungkasnya. (dry)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait