Uu Ruzhanul Ulum Yakin Suharso Monoarfa Mampu Besarkan PPP

Jawa Barat —Selasa, 16 Feb 2021 07:13
    Bagikan:  
Uu Ruzhanul Ulum  Yakin Suharso Monoarfa Mampu Besarkan PPP
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat melakukan kunjungan kerja ke Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (15/2/2021). (foto:Ist)
POSKOTAJABAR, BEKASI
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum yang juga Wakil Gubernur Jabar yakin Ketua Umum (Ketum) PPP 2020-2025 Suharso Monoarfa bisa dan mampu membesarkan partai. 

Untuk itu, Kang Uu Ruzhanul meminta pihak yang tidak setuju atau memprotes susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP periode 2020-2025 untuk tenang dan menghormati keputusan Muktamar IX. 

"Saya yakin Pak Suharso Monoarfa  bertanggung jawab membesarkan partai," katanya lewat rilis via whatsapp yang dikirm ke POSKOTAJABAR, Senin (15/02/2021). 

"Mereka yang merasa tidak puas, untuk tidak melakukan hal-hal yang akan merugikan partai kita sendiri. 
Dengan penuh rasa hormat dan takzim, mari kita ikuti (keputusan itu)," tuturnya. 

Uu Ruzhanul menegaskan, tidak perlu ada muktamar tandingan dalam partai Islam ini. Pasalnya, ia menilai bahwa kader partai harus sam'an wa tho'atan (mendengarkan dan menaati) termasuk terhadap hasil Muktamar IX dan susunan kepengurusan PPP 2020-2025. 

"Termasuk saya yang tentu ingin masuk DPP agar berkontribusi lebih di tingkat nasional, tapi kalau keputusan partai seperti itu, saya sebagai kader sam'an wa tho'atan demi kebesaran dan keutuhan partai," ucapnya. 

"Maka harapan kami, mari hargai keputusan Muktamar yang sudah memilih ketua umum secara aklamasi dan sudah mendelegasikan penyusunan kepengurusan dengan formatur dan legal secara AD/ART," katanya. 

BACA JUGA :Akhirnya MK Tolak Gugatan Sengketa Pilkada 2020 Kabupaten Pangandaran


Uu Ruzhanul juga mengajak seluruh kader PPP untuk melakukan ihtisabun nafsi (koreksi diri) karena tidak ada sosok kader yang sempurna bagi semua kelompok. 

"Artinya kader bagus dan tidak tergantung dari sudut pandang. Dari sudut yang dianggap kurang sempurna, pasti kader tersebut dinilai jelek. Karena tidak hanya kader partai, manusia pun tidak sempurna, yang sempurna hanya Allah SWT," ujarmya. 

Ia pun mengajak sekaligus mengingatkan kader PPP untuk terus menjalankan tugasnya demi mendukung kemajuan partai berlambang Ka'bah dengan ikat Merah-Putih ini. 


"Kalau tidak taat kepada pimpinan, namanya kabur atau lari dari medan perang dan itu dosa. Maka kepada senior-senior kami, dengan penuh rasa takzim, sudahlah (ikuti keputusan partai). Jangan sampai tidak ada kebersamaan dalam partai," ucapnya. 

"Apalagi sebagai Muslim, takdir baik dan buruknya semua dari Allah Ta’ala). Tidak ada keputusan Allah yang salah, segala sesuatu ada hikmahnya. Kami yakin tidak salah keputusan Allah menjadikan Pak Suharso Monoarfa jadi Ketum," tegasnya. 

Adapun jelang Pemilu 2024, PPP menargetkan lolos parliamentary threshold (PT) dan memenangkan Pemilu 2024. Ikhtiar menjemput kemenangan itu termaktub dalam semboyan "Jalan Pulang Menuju Ka'bah. Ka'bah rumah Tuhan". (Aris)



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait