Betulkah Ada Satgas Penanganan Covid-19 Bayangan di Provinsi Banten? Gajinya Mencapai Rp. 46,7 Juta?

Jawa Barat —Selasa, 16 Feb 2021 12:32
    Bagikan:  
Betulkah Ada Satgas Penanganan Covid-19 Bayangan di Provinsi Banten? Gajinya Mencapai Rp. 46,7 Juta?
Pengamat politik dari Untirta Serang, Ikhsan Ahmad. (faktabanten)

POSKOTAJABAR, SERANG. 

Ada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bayangan di Provinsi Banten. Hal ini ramai dibicarakan di kalangan masyarakat. Menurut informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membentuk tim khusus itu, di luar Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Sehingga, masyarakat umum menyebut Satgas Bayangan. Honor anggota Tim Satgas Bayangan itu mencapai Rp. 48,7 juta per bulan.

Informasi lainnya menyebutkan, tim ini terdiri dari beberapa pejabat eselon satu dan dua di lingkungan Pemprov Banten seperti Dinkes, RSUD Banten, RSUD Malingping, BPBD, Bappeda, Inspektorat, BPKAD, Satpol PP, Bapenda, Dinsos, Biro Hukum, serta Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan. Dalam dokumen anggaran Pemprov Banten yang disebar ke publik tersebut, jumlah honor yang didapat mencapai Rp. 48,7 juta per bulan.

BACA JUGA:  Hari Ini 16 Februari 2021, Selamat Ulang Tahun "The Doctor" Valentino Rossi, Si Legenda Hidup MotoGP

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Universitas Sultan Agung Tirtayasa (Untirta) Serang, Ikhsan Ahmad, menilai, pemberian honor itu melukai rasa keadilan masyarakat. Di tengah masyarakat yang kesulitan ekonomi, anggaran penanganan Covid justru banyak terserap ke pos belanja pegawai. 

“Kami jadi mempertanyakan pemberitaan beberapa hari lalu, dimana salah satu lembaga survei mengatakan bahwa Pemprov Banten dinyatakan berhasil menangani Covid-19," ujar Ikhsan Ahmad.

Ikhsan mempertanyakan tolok ukur keberhasilan dari survei itu, karena faktanya, Pemprov Banten berhasil memakmurkan ASN dengan menambah pundi penghasilan mereka lewat honor tim itu.

"Harusnya Kemendagri dan Kemenkeu meninjau ulang pos anggaran Pemprov Banten itu. Jangan sampai anggaran sebesar itu diloloskan,” kata Ikhsan.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Meminta Kapolri Meningkatkan Pengawasan Penegakan UU ITE Agar Konsisten, Akuntabel, dan Adil

Dalam dokumen tersebut, juga dituangkan rincian honor ASN dalam tim tersebut, seperti untuk eselon I senilai Rp. 15 juta perbulan, eselon II Rp. 5 juta perbulan, eselon III Rp. 3,5 juta perbulan, dan eselon IV Rp. 2,5 juta perbulan. Kemudian, ada honor pelaksana golongan IV Rp. 1,5 juta, pelaksana golongan III Rp. 1,2 juta, pelaksana golongan II Rp. 1 juta, dan pelaksana golongan I Rp. 1 juta.

Selain itu, ada juga honor untuk fungsional utama sebesar Rp. 5 juta, fungsional madya Rp. 3,5 juta, fungsional muda Rp. 2,5 juta, fungsional pertama Rp. 2 juta, fungsional penyelia Rp. 2 juta, fungsional pelaksana lanjutan Rp. 1,5 juta, dan fungsional pelaksana Rp. 1,5 juta.

"Jika ditotal, keseluruhan pendapatan dari honor ini, bisa mencapai Rp. 48,7 juta setiap bulan," tegasnya. (Luthfi/kontributor/win)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait