Sokongan Pemuda Peduli, Untuk Raihan Agar Terus Belajar

Gaya Hidup —Selasa, 16 Feb 2021 13:33
    Bagikan:  
Sokongan Pemuda Peduli,  Untuk Raihan Agar Terus Belajar
Raihan Muhammad, salah satu beneficeries Yayasan Pemuda Peduli, ditemui di kontrakan yang berlokasi di Ledeng, Bandung pada (12/11/2020)

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Di masa pandemi virus seperti sekarang ini, Pembelajaran Jarak Jauh memang menjadi salah satu alternatif belajar. Kebutuhan telepon genggam menjadi primer di masa pandemic dalam proses Pembelajaran Jarak Jauh.

Namun, tak semua dari kita bisa menjalani Pembelajaran Jarak Jauh ini dengan mulus. Salah satunya Raihan. Bocah lelaki berusia 10 tahun dan sekarang duduk di kelas 4 SD. Setiap hari Raihan harus menumpang untuk belajar online di rumah temannya. Penghasilan dari Abah Yayat, sapaan akrab untuk sang kakek yang hanya enam belas ribu rupiah sehari, membuat keadaan ini dapat terjadi.


BACA JUGA : Lowongan Kerja Media Berita Online, PoskotJabar Terbaru 2021


Raihan saat ini tinggal bersama kakeknya Abah Yayat. kedua Orang tua Raihan sudah meninggal sejak Raihan berusia sembilan bulan karena kecelakaan, sejak saat itu Raihan diasuh oleh Abah Yayat sampai sekarang berusia 10 tahun. Abah Yayat setiap hari bekeliling menjual tissue asongan untuk bertahan hidup dan membantu Raihan yang ingin terus sekolah dengan penghasilan 16 ribu per hari. Walaupun hidup dalam keterbatasan, Raihan tetap bisa berprestasi dalam sekolahnya.

            “Bangga Abah sama Raihan,  pernah jadi juara satu di DTA tempatnya sekolah” kata Abah Yayat saat ditemui Tim Yayasan Pemuda Peduli di kontrakannya.  Walaupun Raihan hidup dalam keterbatasan, Raihan pernah mendapat prestasi sebagai juara pertama di taman pendidikan Al-Qur’an. Abah Yayat sangat bangga kepada prestasi Raihan dan selalu berusaha membantu Raihan mewujudkan cita-citanya  yang ingin menjadi tentara dengan menjual tissue asongan di Gegerkalong, Kota Bandung.


Abah Yayat saat ditemui tim Yayasan Pemuda Peduli tengah berjualan tissue di Geger Girang, Bandung pada (13/11/2020)


 BACA JUGA  : Kode Redeem Free Fire (FF) Selasa 16 Februari 2021, Klaim Hadiah Gratis dari Garena


Abah Yayat menjadi satu-satunya keluarga yang Raihan miliki saat ini, ketika ditanya perihal mengapa ia sanggup bertahan sampai sejauh ini, Abah Yayat mengungkapkan bahwa ini adalah tanggung jawabnya.

“Kalau Abah udah gak ada, siapa yang mengurus Raihan?” Jawabnya, Kasih sayang tulus mendorong Abah Yayat tak menyerah meski dalam keadaan yang serba susah. Membantu Raihan meraih cita-citanya agar terwujud menjadi alasan sederhana dibalik usahanya.

Tim Yayasan Pemuda Peduli bergerak cepat dalam hal membantu Raihan untuk meraih cita-citanya. Perwujudan bantuan itu melalui galangan donasi di kitabisa.com yang dicanangkan pada 24 November 2020 lalu.


BACA JUGA : Sopir Nindy Ayunda, Sulaiman Bantah Dirinya Disekap


Sampai saat ini donasi yang sudah terkumpul berjumlah 32 juta Rupiah. Donasi tersebut kemudian disalurkan secara langsung dalam bentuk satu buah telepon genggam, kuota internet dan juga activity book untuk Raihan.

Melalui video berdurasi 15 detik yang ia kirimkan kepada Tim Yayasan Pemuda Peduli, Rasa bahagia tergambar jelas melalui raut wajahnya.

“Terimakasih akang, teteh. Ini hape baru nya Raihan” Ucapnya diiringi senyum manis yang tak lepas dari wajah kecilnya. ( Alwy )


Editor: Rani R
    Bagikan:  


Berita Terkait