Program Jumat Disinfektan di Kelurahan Kebon Jayanti, Menghantarkan Daerah Itu Nol Kasus Covid-19

Jawa Barat —Selasa, 16 Feb 2021 14:56
    Bagikan:  
Program Jumat Disinfektan di Kelurahan Kebon Jayanti, Menghantarkan Daerah Itu Nol Kasus Covid-19
Lurah Kebon Jayanti, Abdul Manaf, menjadikan program "Jumat Disinfektan" andalan anti Covid-19. (Humas Pemkot Bandung)
POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Program "Jumat Disinfektan" di Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung membuat kelurahan itu boleh dikatakan daerah yang clean and clear (bersih dan jernih). Nol kasus Covid-19 karena tidak ada satu pun yang terpapar virus Covid-19, sehingga merupakan kelurahan yang zona hijau. Padahal, Kelurahan Kebon Jayanti termasuk kawasan padat penduduk dengan luas wilayah hanya sekitar 27 hektar. Total jumlah penduduknya 13.474 orang yang tersebar di 14 RW dan 89 RT.

Selain itu, virus Corona atau Covid-19 sudah satu tahun lamanya menggentayangi masyarakat Indonesia. Di seluruh Indonesia, sudah 1,1 juta-an orang yang terpapar virus yang diyakini berasal dari Wuhan, China. 



"Alhamdulillah zona hijau.  Sejak awal pandemi Maret 2020 sampai sekarang sudah satu tahun warga kami tidak ada yang terpapar Covid-19, semua sehat," kata Lurah Kebon Jayanti, Abdul Manaf, di Balai Kota Bandung, Senin (15/02/2021).

Manaf mengatakan, nol kasus ini merupakan hasil dari upaya yang dilakukan untuk mencegah Covid-19 masuk ke dalam wilayahnya.

Sejak awal Maret lalu, pihaknya mengajak para tokoh agama, sesepuh, pengurus RT/RW, Babinsa, dan Polsek bergerak cepat untuk mengantisipasi virus corona. Pertama yang dilakukan dan sangat penting, yaitu membangun kesadaran warga akan bahaya SARS CoV-2. 

"Lebih baik kita cerewet daripada ada yang terpapar. Bangun kesadaran masyarakat, harus mau melaporkan. Covid-19 itu bukan penyakit aib tapi penyakit yang harus diwaspadai. Kalau ada satu orang memiliki gejala, kami langsung tindak sehingga bisa diatasi lebih awal," jelas Manaf.

Kemudian, upaya-upaya pencegahan pun sejak dulu hingga kini terus dilakukan. Seperti membagikan masker, menyemprotkan disinfektan secara massal di 14 RW melalui program "Jumat Disinfektan". Selain itu, setiap hari  diadakan operasi yustisi menyadarkan warga, walau pun harus menyediakan hal-hal yang  dibutuhkan secara udunan.


Bahkan, setiap warga luar yang hendak masuk ke Kelurahan Kebon Jayanti, wajib lapor kepada RT setempat dan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Sehingga sekarang sudah sadar. Ketika ada warga lain masuk, warga langsung mengingatkan dan meminta untuk segera lapor ke RT. Kalau di Kelurahan Kebonjayanti, sebelum adzan kami mengingatkan pentingnya prokes. Seperti 'ditunggu di masjid, jangan lupa bawa masker dan bawa sajadah sendiri'. Mudah-mudahan kami tidak lalay, dan tidak terlena," tutur Manaf. (nang's)
Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait