Ini Empat Cara Menjadi Suami Siaga, Saat Istri Sedang Hamil

Kesehatan —Selasa, 16 Feb 2021 16:52
    Bagikan:  
Ini Empat Cara Menjadi Suami Siaga, Saat Istri Sedang Hamil
Perlakuan penuh kasih sayang untuk istri yang sedang hamil. (Foto: id.theasianparent.com)

JIKA Anda adalah suami yang memiliki istri yang sedang hamil terlebih sudah menginjak trisemester ketiga usia kehamilan, pasti istri Anda sudah mulai disibukan dengan persipaan persalinan. Harusnya, bukan cuma istri yang disibukan dengan hal semacam itu. Suami pun harus ikut mempersiapkan segala sesuatu menjelang persalinan.

Tak jarang, para suami masih kebingungan apa yang perlu dilakukannya menjelang persalinan. Padahal, peran suami menjelang lahiran itu sangat penting bagi kelancaran persalinan kelak. Nah, di masa tersebut banyak yang istri yang ingin suaminya menjadi suami SIAGA (Siap Antar Jaga). Lantas, apa saja hal yang perlu dilakukan untuk menjadi suami siaga?

Berikut ini POSKOTAJABAR akan berbagi tips bagaimana menjadi suami SIAGA.


Beri dukungan dan perhatian lebih pada istri sejak trisemester pertama

Menghadapi istri yang sedang hamil itu, membutuhkan kesiapan dan kesabaran akstra. Pasalnya, fluktuasi hormon yang naik-turun dalam tubuh akan membuat suasana hati istri berbeda dari biasanya. Di awal kehamilan, umumnya wanita hamil akan merasa lelah dan tidak enak badan. Lalu, indera penciuman dan perasanya biasanya akan menjadi lebih sensitif lebih dari biasanya yang membuatnya mudah merasa mual dan muntah.

BACA JUGA: Ini Dia 5 Fakta Menarik Batik, Kain Khas Indonesia yang Mendunia

Di minggu-minggu ini, Anda perlu mendampinginya dan memberi perhatian ekstra, karena biasanya awal kehamilan merupakan masa-masa terberat jika wanita mengalami masa-masa seperti mual dan muntah atau morning sickness.

Seiring bertambahnya usia kehamilan, bayi akan semakin berat dan hal ini cukup membuat istri anda cepat merasa lelah. Berikan pengertian padanya, dengan mulai membantu pekerjaan rumah yang biasa dilakukan. Tunjukkan pada pasangan Anda bahwa ia tidak sendirian, ada suami tercinta yang akan selalu membantu dan mendampinginya selalu.

Salah satu contoh perhatian ekstra yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara mengingatkan istri untuk selalu rajin makan-makanan bergizi atau memijatnya saat mengalami kesulitan tidur. Selain itu, Anda juga perlu meluangkan waktu untuk menemaninya periksa ke dokter atau bidan secara rutin agar Anda juga tahu sejauh mana perkembangan si kecil di dalam kandungan.


Perbanyak refrensi dan gali banyak informasi

Meskipun istri yang mengandung dan melahirkan, penting bagi suami untuk mencari informasi seluas-luasnya tentang kehamilan dan  persalinan. Caranya mungkin bisa dengan rajin bertanya menggali informasi kepada saudara atau teman yang sudah berpengalaman menemani istrinya melahirkan. Aktif bertanya dan konsultasi kepada dokter atau bidan tempat Anda dan istri biasa datangi, dengan begitu Anda jadi paham apa yang harus dilakukan ketika istri menunjukan gejala atau tanda-tanda melahirkan. Pelajari juga riwayat kesehatan istri agar Anda tidak bingung ketika ditanya oleh petugas medis ketika persalinan nanti.


Mengetahui apa yang perlu disiapkan menjelang kelahiran

Beberapa ini hal yang perlu suami siapkan menjelang kelahiran di minggu-minggu terakhir kehamilan, yaitu:

BACA JUGA:  Ifan Seventeen Lepas Masa Lajang dengan Citra Monica Bulan Mei Nanti

  • Pastikan handphone Anda selalu aktif dan bisa dihubungi, apalagi jika Anda sedang berada di luar rumah. Bisa saja istri mengalami kontraksi ketika Anda sedang berada di auar rumah
  • Diskusikan bersama istri rumah bersalin mana yang akan Anda datangi. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, usahakan untuk memilih lebih dari satu refrensi rumah bersalin.
  • Jangan lupa untuk mempersiapkan kendaraan yang akan digunakan dan pastikan berada dalam kondisi baik dan bensin terisi penuh.
  • Jangan lupa untuk mengepak barang yang akan Anda bawa kerumah sakit atau rumah bersalin. Seperti baju ganti istri, baju untuk si kecil, yang sudah Anda dan istri siapkan juah-jauh hari, sandal, bantal tambahan, dan makanan kecil. Jangan lupa pula membawa kartu identitas, dan yang terpenting siapkan uang tunai atau kartu debit.

 Jangan lupa juga untuk bantu istri dalam mempersiapkan hal-hal yang diperlukan menjelang kelahiran. Biasanya, ketika memasuki detik-detik waktu persalinan, wanita akan fokus pada kondisi dan rasa sakit yang ia rasakan, ketimbang mempersiapkan hal yang dibutuhkan.

Proses kelahiran dari mulai kontraksi hingga persalinan membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebagai suami siaga Anda bisa menyiapkan beberapa hal untuk membuatnya tetap merasa tenang, dan senang, dengan begitu rasa sakit yang dirasakan bisa sedikit teralihkan. Misalnya beri dia pelukan dan ciuman atau putarkan daftar musik kesukaan atau permainan ringan yang biasa Anda mainkan bersama istri.


Jangan lupa urus diri sendiri

Proses persalinan kadang memakan waktu berjam-jam bahkan bisa berhari-hari. Meskipun menjaga istri menjadi kewajiban Anda, tapi jangan lupa untuk mengurus diri sendiri. Pastikan perut selalu terisi dan jangan sampai Anda kelelahan, dan justru membuat Anda jatuh sakit dan butuh perawatan petugas medis karenanya.

BACA JUGA:  Drama Korea Vincenzo Tayang Akhir Februari 2021, Ini Alasan Kamu Wajib Menontonya

Semoga tips-tips di atas bisa membantu Anda menjadi suami SIAGA. Selamat mencoba. (ES)

 

Editor: Edi
    Bagikan:  


Berita Terkait