Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Menyerahkan 125 Surat Keputusan P3K

Jawa Barat —Selasa, 16 Feb 2021 21:09
    Bagikan:  
Bupati Pangandaran  Jeje Wiradinata Menyerahkan 125 Surat Keputusan P3K
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata (tengah) saat foto bersama dengan Sekda Pangandaran Kusdiana, Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani dan Kadisdikpora Pangandaran Surman serta 125 P3K di
POSKOTAJABAR, PANGANDARAN
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyerahkan secara simbolik Surat Keputusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Penyerahan SK kepada 125  tenaga honorer yang merupakan eks kategori II (K-2) di lingkungan Pemkab Pangandaran berlangsung di halaman Kantor Bupati Pangandaran, Selasa, (16/02/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Jeje mengucapkan selamat kepada 125 P3K yang telah resmi diangkat.

"Saya turut bahagia dan selamat bekerja untuk Pangandaran," ucap Jeje, Selasa (16/02/2021).

Menurut dia, hak dan kewajiban P3K dengan PNS sama, hal itu harus menjadi motivasi untuk memberikan yang terbaik untuk Pangandaran.

"Bekerjalah dengan baik dan kita ini semua adalah keluarga besar," katanya.

Dalam kesempatan itu, Jeje menyampaikan, bahwa keuangan dimasa Pandemi Covid-19 memang kurang baik, karena anggaran yang harus di refocusing untuk penanganan Covid-19.


Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran, Dani Hamdani mengatakan, sebenarnya jumlah P3K yang lolos sebanyak 126, namun ada satu orang yang keburu meninggal dunia.

"Namun yang bersangkutan belum mendapat Nomor Induk Pegawai (NIP,red)," sebutnya.

Kata dia, dari 125 P3K itu tersebar di tiga dinas yakni Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sebanyak 99 orang, Dinas Pertanian sebanyak 24 orang dan Dinas Kesehatan sebanyak dua orang.

"Kalau di Disidikpora itu untuk posisi guru, kemudian penyuluh pertanian, serta tenaga kesehatan," tuturnya.

Dani menambahkan, para P3K ini harus menunggu hampir dua tahun lamanya untuk diangkat, karena menunggu aturan dari pusat dan NIP juga turunnya tidak berbarengan.

"Mereka yang lolos P3K ini, tadinya adalah honorer Kategori 2 (K2). Dulunya tes seperti CPNS biasa, pakai sistem CAT komputer dan soalnya juga dari BKN langsung," pungkasnya. (dry)



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait