Perahu Nelayan Asal Cilacap Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Pangandaran

Jawa Barat —Selasa, 16 Feb 2021 21:28
    Bagikan:  
Perahu Nelayan Asal Cilacap Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Pangandaran
Tim SAR Baracuda Pangandaran saat mengevakuasi perahu nelayan asal cilacap yang terbalik dihantam ombak (foto: ist)
POSKOTAJABAR,PANGANDARAN.
Sebuah perahu bertuliskan Harapan Jaya 03 yang ditumpangi Jono dan 3 orang ABK nelayan asal Cilacap Jawa Tengah terbalik setelah  dihantam ombak di Muara Cikidang, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (16/02/2021).

Empat orang nelayan asal Cilacap tersebut sedang menangkap ikan di zona tangkap perairan Pangandaran dan tidak bisa pulang ke Cilacap. Untuk itu mereka memilih menginap di sekitar PPI Cikidang Pangandaran. 

Ketua SAR Baracuda Pangandaran, Sakio Andrianto (56) mengatakan, peristiwa naas itu terjadi setelah para nelayan menangkap ikan dan hendak menjualnya ke bakul di Pangandaran.

"Mereka berniat mendarat di Cikidang, untuk itu perahu yang ditumpangi nelayan harus masuk sungai melalui muara," ujarnya kepada POSKOTAJABAR, Selasa (16/02/2021).

Kata dia, tidak semua nelayan dari luar Pangandaran atau pendatang paham dengan jalur air di muara Cikidang.

"Kalau salah masuk atau tidak tahu jalur air dilokasi, itu sangat berbahaya bagi perahu nelayan," ucapnya.


Menurut dia, korban khususnya pak Jono yang pegang mesin belum paham dan menguasai jalur air muara.

"Mereka itu bukan nelayan asal Pangandaran yang setiap hari keluar masuk muara Cikidang," katanya.

Apalagi, sambung dia, saat ini cuaca lagi kurang bagus dan gelombang pun cukup besar serta arus air laut kencang.

"Cuaca juga sedang buruk, sehingga nelayan mesti ekstra hati-hati," imbaunya.

Saat kejadian, lanjut dia, tim SAR Baracuda kebetulan lagi berada di lokasi kejadian (TKP) karena sedang persiapan pencarian nelayan yang belum pulang. 

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja para nelayan mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta lantaran perahu terbalik, mesin dan juga ikan hasil tangkapan," pungkasnya. (dry)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait