Longsor di Cibuni Pasir Purwakarta, 8 Orang Terluka dan Beberapa Kendaraan Tertimbun Tanah

Jawa Barat —Rabu, 17 Feb 2021 13:15
    Bagikan:  
Longsor  di Cibuni Pasir Purwakarta,  8 Orang Terluka dan Beberapa Kendaraan Tertimbun Tanah
Kondisi longsor di Kampung Cibuni Pasir Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari, Purwakarta.(POSKOTA)

PURWAKARTA, POSKOTAJABAR.

Delapan orang luka, tiga unit motor, dan satu alat berat tertimbun tanah, akibat dari tiga kali longsoran tanah yang terjadi sepanjang Senin (15/02/2021) sore hingga Selasa (16/02/2021) dinihari di Kampung Cibuni Pasir, Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta. 

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalop PB - BPBD) Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu, membenarkan terkait adanya korban dalam musibah longsor tersebut. Kedelapan korban tersebut antara lain, dua orang operator beko dan enam orang lainnya tukang gergaji. Semuanya ikut menjadi korban tanah longsor yang terjadi Senin (15/02/2021).

BACA JUGA:  DPD HIPMIKINDO Jabar akan Mengadakan Acara Silaturahmi dan Pelantikan Pengurus

Longsor ini terjadi akibat tebing setinggi 12 meter ambrol di Kec Sukasari. "Penyebab kejadian disinyalir karena intensitas curah hujan yang tinggi, sehingga mengakibatkan longsor," ungkap Budi, Selasa (16/02/2021).

Kabar terkait jatuhnya korban dalam musibah longsor ini pun dibenarkan oleh Camat Sukasari, Muhamad Kosim. Ia menyebutkan, delapan warga terluka tertimbun longsor susulan saat membersihkan jalan.  "Menjelang magrib itu terjadi longsor dan warga membersihkan tanah menutupi jalan. Tak disangka, terjadi longsor susulan yang kemudian menimpa mereka, beruntung selamat,” ujar Kosim.

Menurutnya, longsor terjadi akibat tebing setinggi 12 meter ambrol saat hujan deras mengguyur wilayahnya. Material tanah longsor pun menutupi jalan, yang dampaknya membuat akses jalan tiga desa sempat terputus.

BACA JUGA:  Korupsi Dana Desa, Jaksa Tuntut 7,5 Tahun Penjara untuk Oknum Operator Dana Desa

"Sekarang akses jalan ke tiga desa itu sudah bisa dilalui," tuturnya. (ES)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait