Pergeseran Tanah di Kampung Babakan Jeruk Tasikmalaya Makin Parah Jalan dan Rumah Rusak Berat

Jawa Barat —Rabu, 17 Feb 2021 14:37
    Bagikan:  
Pergeseran  Tanah di Kampung  Babakan Jeruk Tasikmalaya Makin Parah Jalan dan Rumah Rusak Berat
Pergerakan tanah kembali terjadi di Kecamatan Cibalong hingga membelah jalan. (foto: kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.
Hujan deras menguyur sejak semalam mengakibatkan pergeseran tanah terjadi di Kampung Babakan Jeruk Desa Singajaya Kecamatan Cibalong semakin parah dan mengancam keselamatan warga.  Kini warga masyarakat mulai mengungsi kembali ke sanak saudaranya, karena jika  tidak mengungsi akan mengancam keselamatan keluarga mereka.


Pantauan dilokasi POSKOTAJABAR Tanah yang berada di pemukiman warga mulai bergesert  yang semula 3 cm kini bergerak menjadi 7 Cm.  Akibat pergeseran tanah  tersebut, kini  rumah yang rusak berat  jadi 8 rumah. sSlain merusak bangunan rumah dan sarana pendidikan, dampak pergeseran tanah meluas hingga menyebabkan jalan kecamatan dan perkebunan masyarakat terbelah memanjang hampir tujuh meter kebawah.

Kepala Seksi Trantibum Satpolpp Kecamatan Cibalong,  Yadi  menjelaskan, dampak pergeseran tanah di Kampung Babakan Jeruk Desa Singajaya semakin parah.  Akibatnya rumah yang retak terus bertambah. Termasuk jalan kecamatan terbelah dan belum bisa dilalui kendaraan. 

“Pergeseran tanah dirasakan kembali Selasa malam (16/02/2021) saat hujan deras menguyur,” ujarnya

Sebanyak delapan rumah milik warga di Kampung Babakan Jeruk terdampak pergeseran tanah hingga mengalami kerusakan berat sampai tidak bisa dihuni oleh pemiliknya.
“Sebanyak delapan kepala keluarga (KK) yang dari 21 orang jiwa harus dievakuasi dan diungsikan ke rumah saudara atau keluarganya yang lebih aman,” katanya, 


Kata dia, kerusakan akibat pergeseran tanah juga meluas merusak jalan penghubung antar Kecamatan Cibalong-Parungponteng dan lahan perkebunan warga, sehingga mengakibatkan jalan dan kebun terbelah dan sebagian amblas ke bawah. 

“Pergeseran tanah ini ,akibat intensitas hujan tinggi yang terjadi akhir-akhir ini dan tanah di Kampung Babakan Jeruk ini labil sehingga mudah bergeser  ketika hujan turun,” imbuhya

Hingga saat ini dampak pergeseran tanah masih terus terjadi dan  semakin meluas, pihak kecamatan Cibalong masih menunggu tim dari Badan Geologi. (Kris)





Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait