Pemkot Bogor Bakal Memperpanjang Pemberlakuan Ganjil Genap Setiap Akhir Pekan, Berhasil Menekan Covid-19

Jawa Barat —Rabu, 17 Feb 2021 15:35
    Bagikan:  
Pemkot Bogor Bakal Memperpanjang Pemberlakuan Ganjil Genap Setiap Akhir Pekan, Berhasil Menekan Covid-19
Walikota Bogor, Bima Arya (kanan), didampingi Kapolresta Bogor, Kombes Sosetyo, dan Camat Bogor Utama, Marse, saat meninjau pelaksanaan ganjil-genap di Simpang POMAD.(dok/POSKOTA)

POSKOTAJABAR, BOGOR. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dipastikan bakal memperpanjang pemberlakukan nomor kendaraan ganjil genap (gage) setiap akhir pekan dan libur panjang, dengan pembatasan waktu. Hal itu akan dilakukan, setelah penerapan pemberlakuan sistem gage itu dianggap berhasil menurunkan penyebaran Covid-19, di kota berjuluk kota hujan tersebut. 

Walikota Bogor, Bima Arya, beralasan, perpanjangan ganjil genap dianggap efektif menurunkan kasus positif Covid-19. Keputusan tersebut setelah melakukan rapat koordinasi Forkompinda, pada Selasa (16/02/2021).

BACA JUGA:  Presiden Jokowi, Gubernur Anies Baswedan, dan Menkes Budi Gunadi Memantau Langsung Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang

Orang nomor satu di jajaran pemerintahan Kota Bogor ini, menyebutkan, pemberlakuan gage dua pekan sebelumnya yang dianggap sangat efektif. Terdapat penurunan arus kendaraan yang masuk ke Kota Bogor dan mengurangi kerumunan orang.

"Dalam hal ini paling penting dapat menurunkan tren jumlah kasus positif Covid-19 secara signifikan. Data gugus tugas Covid-19 pada 6 Februari ada 187 kasus dan 15 Februari  turun dratis menjadi 105 kasus. cukup signifikan sepanjang masa pandemi di Kota Depok," ungkap Walikota Bogor, Bima Arya kepada wartawan, Rabu (17/02/2021).

Kemudian, bed occupancy rate (BOR), lanjut Bima, mengalami penurunan. Semula, pada akhir Januari 2021 angkanya 82 persen dan saat ini 49 persen. Angka itu, di bawah standar WHO 60 persen.  Hanya saja, selama gage dua pekan terakhir terjadi penurunan di bidang ekonomi, tingkat hunian hotel, rumah makan, restoran, dan termasuk pasar.  

"Karena itu, kami harus mencari titik temu. Prokes yang utama, tapi ekonomi diperhatikan," ungkapnya. 

BACA JUGA:  Petugas Lakukan Razia Narkoba di Lapas Indramayu Hanya Temukan Kaca Rias dan Cangkul

Menurut Bima, atas dasar itulah gage akan dilanjutkan kembali mulai Sabtu, Minggu, dan libur nasional dengan pembatasan waktu mulai dari pukul 09.00 WIB sampai 18.00 WIB. 

"Artinya, memungkinkan untuk aktivitas ekonomi dibuka secara bertahap. Sama seperti kebijakan sebelumnya. Terkait jam operasional pelaku usaha, angkutan umum, kendaraan yang dikecualikan, dan angkutan online," tuturnya. (angga/tri)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait