Terkonfirmasi Covid-19 Pondok Pesantren di Kota Tasikmalaya Jadi 383 Kasus

Jawa Barat —Rabu, 17 Feb 2021 16:47
    Bagikan:  
Terkonfirmasi Covid-19 Pondok Pesantren  di Kota Tasikmalaya Jadi 383 Kasus
ParSantriwati terkonfirmasi covid-19 melakukan aktivitas. (foto:kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya , Asep Hendra Hendriana mengatakan, kasus terkonfirmasi Covid-19 di pondok pesantren Persis 67 Benda di Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya semakin bertambah banyak dengan total kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 383 kasus.

"Penambahan tersebut yakni dari tenaga pengajar," ujarnya, Rabu (17/02/2021).

Menurut Asep Hendra, kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini terjadi di awal Februari ada 3 santri yang positif dengan tidak merasakan penciuman kemudian 2 pengajar hasil swab PCR dan 1 santri positif hasil tes PCR mandiri.

Kemudian pada tanggal  (08/02/2021) melakukan pemeriksaan swab massal terhadap 832 orang dan pada (14/2/ 2021) hasilnya keluar dari laboratorium kesehatan daerah provinsi sebanyak 374 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Para santri dan pengajar dilakukan evakuasi ke tempat isolasi tersentralisasi di Hotel Crown dan Rumah Sakit Dewi Sartika sebanyak 152 orang dan sisanya di isolasi di pesantren," ucapnya.

Kata dia, dari sekian ratusan santri dan pengajar yang terkonfirmasi positif Covid-19 memang bergejala ringan dan sedang. Namun 3 orang bergejala demam, sesak dilakukan perawatan di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

"Selama pelaksanaan isolasi di Hotel Crown dan Dewi Sartika, kami tetap akan mengawasi dengan ketat oleh petugas medis dan dari pihak pesantren utuk melakukan pengawasan," pungkasnya.(Kris)




Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait