BNN, Bakamla, dan BC Menggagalkan Penyelundupan Sabu 436,30 Kg, Dikendalikan Napi di LP Slawi Jateng

Jawa Barat —Rabu, 17 Feb 2021 18:36
    Bagikan:  
BNN, Bakamla, dan BC Menggagalkan Penyelundupan Sabu 436,30 Kg, Dikendalikan Napi di LP Slawi Jateng
Seorang narapidana di LP Klas II B Slawi, Tegal Jateng, mengendalikan penyelundupan sabu ratusan kilogram. (POSKOTA)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Keamanan Laut (Bakamla), dan Bea Cukai (BC), berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 436,30 Kilogram (Kg). Ironisnya, yang menjadi otak pelaku atau yang mengendalikan bisnis haram ini adalah seorang narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Slawi, Tegal, Jawa Tengah (Jateng).

Otak pengiriman itu adalah pria berinisial DA atau yang biasa dipanggil Alex. Tiga orang kurir yang bertugas mengirim barang haram ini ditangkap petugas di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada 6 Februari 2021 lalu.

Deputi Pemberatasan BNN, Arman Depari, mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi akan adanya peredaran narkotika dikawasan Kepulauan Seribu. Dari informasi yang didapat, tim melakukan investigasi dan penyelidikan mendalam.

BACA JUGA:  Pemkot Bandung dan Pusdikmin Lemdiklat Polri Menandatangani Kerja Sama Pelatihan SDM, untuk PKP dan Latsar

"Dari pengawasan tim, akhirnya kami mendapatkan data akan adanya pria yang tengah menunggu datangnya sabu," kata Arman Depari,  Rabu (17/02/2021).

Informasi semakin kuat didapatdan tim akhirnya menyasar sebuah home stay yang diketahui disewa oleh seorang pria. Ternyata benar, pria berinisial MUL alias Degonk, yang diketahui sebagai penerima sabu.

"Saat diamankan, tersangka bersama dua perempuan berinisial SH dan MG yang ada di sebuah home stay di daerah Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta," ujarnya. 

Usai diamankan, sambung Arman, tim langsung melakukan penggeledahan di dalam home stay yang disewa tersangka. Hasilnya cukup mengejutkan, petugas menemukan 21 bungkus karung yang berisi 433 tupperware yang di dalamnya terdapat 436,30 Kilogram sabu.

"Semua sabu dikemas cukup rapi. Ini berbeda dari biasanya karena hanya dibungkus plastik bening saja. Kalau yang lainnya biasa dibungkus pakai kemasan teh," ungkapnya.

BACA JUGA:  Cafe dan Tempat Hiburan Menjadi Bidikan "Operasi Senyap" Satgas Covid-19 Kota Bandung

Dari hasil interogasi petugas, lanjut Arman, ratusan kilogram sabu yang diamankan pihaknya itu ternyata dikendalikan oleh seorang napi. Seorang warga binaan di Lapas Kelas IIB, Slawi, Tegal, Jateng, berinisial DA alias Alex yang menjadi pengendali.

"Yang bersangkutan juga sudah kami jemput, untuk diminta keterangan lebih dalam," jelasnya. (Ifand/win/POSKOTA)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait