Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, Dulu Pemberantas Narkoba Kini Jadi Pengguna Narkoba

Jawa Barat —Rabu, 17 Feb 2021 21:04
    Bagikan:  
Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, Dulu Pemberantas Narkoba Kini Jadi Pengguna Narkoba
Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi saat menikmati kursi Kapolsek Astanaanyar. (bewarajabar)

POSKOTAJABAR, TANGERANG. 

Tak akan ada yang mengira, kalau Yuni Purwanti Kusuma Dewi adalah seorang anggota polisi. Parasnya yang cantik dan pembawaannya yang lembut, membuat banyak orang terkecoh oleh Polwan perwira pertama berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) itu. Bahkan, termasuk para penjahat tidak akan menyangka kalau seorang wajah keibuan itu ternyata seorang penegak hukum yang tegas. Namun, ternyata kini penegak hukum itu berbalik 180 derajat. Dulu ia penegak hukum tetapi, ibu dari dua anak itu sekarang menjadi terhukum. Dulu dia menjadi pemberantas narkoba dan kini ia menjadi pengguna narkoba. 

Label itu kini melekat, setelah tim Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Republik Indonesia (Propam Polri) dari Mabes Polri dan Polda Jawa Barat (Jabar) menangkapnya bersama 11 anggota Polsek Astanaanyar Kota Bandung, dengan tuduhan menggunakan narkoba. 

BACA JUGA:  Diduga Menyalahgunakan Narkotika, Kapolsek Astana Anyar dan 11 Anggotanya Diamankan Propam PoldaJabar

"Memang ada pengamanan anggota Polsek Astanaanyar diduga terkait penyalahgunan narkoba," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A. Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (17/02/2021).

Jelas sudah, perwira pertama yang yang sebelumnya pernah menjadi Kasatserse Narkoba Polres Bogor itu, menggunakan narkoba. Pernyataan dari petinggi Polda Jabar sudah menorehkan catatan kelam dari seorang Polwan yang dulunya sebagai pemberantas narkoba itu. 

BACA JUGA : Profil Yuni Purwanti Kusuma Dewi, Polisi Cantik Pemberantas Narkoba Hingga Jadi Pemakai Narkoba

Sebetulnya, Yuni Purwanti Kusuma Dewi sebetulnya merupakan anggota Polwan yang cukup berprestasi. Ia menjadi salah satu dari dua orang  Polwan yang promosi menjadi Kapolsek ketika diangkat menjadi Kapolsek Bojongloa Kidul Polrestabes Bandung. 

Ia menjadi Kapolsek setelah sebelumnya menjabat Kanit 3 Sub Dit 2 Dit Narkoba Polda Jabar. Saat itu, ia berhasil mengungkap kasus besar peredaran narkoba di Jakarta Barat hingga ke Bogor. Sehingga promosi naik pangkat dan jabatan.

BACA JUGA:  Lagi Artis Terjerat Kasus Narkoba, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Selegram JJ

Meski hanya single parent seorang wanita tanpa suami atau janda, ia mampu membesarkan dua orang anaknya hingga kuliah. Ia mampu menempatkan diri, kapan menjadi orang tua dan kapan dia merupakan seorang penegak hukum. 

Wanita kelahiran Porong, Sidoarjo, Jawa Timur 23 Juni 1971 itu, adalah seorang anggota Polwan angkatan tahun 1989. Jadi, pada usia 18 tahun ia memasuki dunia kepolisian sebagai bintara.

Apa boleh buat, seorang penegak hukum pun memang tetap punya resiko dihukum. Dulu ia memberantas narkoba, kini ia terjerat kasus narkoba. (nang's)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait