AKI dan AKB di Kabupaten Tasikmalaya Menurun, Inilah Sebabnya

Jawa Barat —Kamis, 18 Feb 2021 09:48
    Bagikan:  
AKI dan AKB di Kabupaten Tasikmalaya Menurun, Inilah Sebabnya
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V dari Fraksi Gerindra Persatuan Hj. Neng Madinah Ruhiat. (foto:doc kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.
Angka kematian Ibu(AKI) dan Angka Kematian Bayi  (AKB)pada masa  Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya menurun, mungkin sebagian besar masyarakat sudah mengetahui arti kesehatan.
Demkian diungkapkan  Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Neng Madinah Ruhiat, Kamis(18/02/2021)

Menurut, Hj. Neng Madinah Ruhiat, warga masyarakat sudah mengetahui arti kesehatan dan sudah mengetahui pola makan yang baik dan bergizi serta telah mengetahui proses pembuahan sehingga bisa terlahirnya bayi.

Akan tetapi pada masa  pandemi ini, asupan gizi buat ibu hamil ini, sedikit terhambat dengan ketahanan ekonomi keluarga yang berkurang, ini terjadi bukan hanya di Kabupaten Tasikmalaya saja, ini terjadi di seluruh Jawa Barat maupun indonesia.

Maka kegiatan Posyandu di masa pandemi ini membuat kesulitan memantau perkembangan ibu hamil. Sebab,  tidak dapat melakukan penimbangan dan pemberian vitamin serta makanan tambahan bagi bayi.
 
"Dengan adanya posyandu, AKI dan AKB  bisa dihindari karena kami bisa memantau kesehatan ibu hamil sejak dini. Kami juga bisa menekan kematian ibu dengan Risti (risiko tinggi) seperti ibu dengan sakit jantung, asma, dan hipertensi," katanya. 
 
"Kami tentu berharap tidak akan ada peningkatan AKI-AKB ini, walau pun memang sebagian besar terdampak Covid-19 dan mudah-mudahan tidak ada kenaikan," ujarnya.(Kris)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait