Kapolda Jabar Achmad Dofiri Prihatin Kapolsek Yuni Purwanti Terlibat Narkoba

Jawa Barat —Kamis, 18 Feb 2021 13:56
    Bagikan:  
Kapolda Jabar Achmad Dofiri Prihatin  Kapolsek Yuni  Purwanti Terlibat Narkoba
Kapolda Jabar Irjen Pol Achmad Dofiri. (foto:aris)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Kapolda Jabar Irjen Pol Achmad Dofiri prihatin beberapa anggota yang terlibat, tindak pidana penyalahgunaan narkoba. Yang disesalkan, Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti  terlibat juga.

"Kita juga cukup memprihatinkan ya, karena memang ada beberapa keterlibatan anggota," katanya di Mapoltabes Bandung, Kamis (18/02/2021).

Selain itu, Irjen Pol A Dofiri juga ungkap kekesalannya karena ada salah satu Kapolsek di jajaran Poltabes Bandung yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.

"Salah satunya, yang sangat kita sesalkan adalah salah satu kapolsek yaitu Kapolsek Astana Anyar yang ada di Polrestabes Bandung," tegasnya.

Oleh karenanya, kata Irjen Pol A Dofiri, kepada yang bersangkutan langsung dilakukan tindakan tegas pencopotan dari jabatannya.

"Kepada yang bersangkutan tentunya kemarin sudah dilakukan pencopotan dari jabatannya sebagai kapolsek," terangnya.

BACA JUGA : Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, Dulu Pemberantas Narkoba Kini Jadi Pengguna Narkoba

Selanjutnya, bersama-sama anggota lain yang terlibat kita terus melakukan pendalaman dan pemeriksaan.

"Kalau memang hal itu benar, dan bukti bukti menunjukkan bahwa ada keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba tentunya kita akan melakukan tindakan tegas," katanya.

Tindak tegas itu, ungkap Dofiri, pembelajaran bagi yang lain, bagi anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba kebijakan pimpinan sudah jelas.

"Pak Kapolri, kemarin menyampaikan. Bagi anggota penyalahguna narkoba, pilihannya hanya dua dipecat atau dipidanakan," tegasnya.

BACA JUGA :Seorang Perempuan Warga Sukamulih Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Ini, terang Kapolda Jabar adalah wujud keseriusan Polri, dimana ketika ada indikasi seperti itu, Propam langsung melakukan penelusuran.

"Kita tidak mau anggota kita terjebak lebih jauh, masih banyak anggota kita yang baik. Yang melakukan kekeliruan seperti keterlibatan penyalahgunaan narkoba tentunya kita akan ambil langkah langkah, dan tindakan yang tegas."

"Supaya pembelajaran bagi yang lain, jangan sampai nanti ikut ikutan seperti itu," pungkasnya. (Aris/Le)

BACA JUGA : Kejari Cianjur Tindaklanjuti Laporan Dugaan Uang Gesek pada Program BPNT

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait