Penilaian MCP 2020, Kota Bandung Terbaik di Jabar

Jawa Barat —Kamis, 18 Feb 2021 18:14
    Bagikan:  
Penilaian MCP 2020, Kota Bandung Terbaik di Jabar
Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna (kiri) berbincang dengan Kepala Inspektorat Kota Bandung, Fajar Kurniawan. (Humas Pemkot Bandung)

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menuai prestasi, kali ini Pemkot Bandung memenduduki peringkat ke-1 se-Jawa Barat dalam penilaian Monitoring Control for Prevention (MCP) 2020.

Perlu diketahui MCP adalah upaya pencegahan korupsi terintegrasi di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna pun mengapresiasi. Ia bahkan meminta agar hal tersebut harus terus dipertahankan oleh Pemkot Bandung.

"Ke depannya harus dipertahankan. Bahkan harus lebih ditingkatkan lagi," ujar Ema usai mengikuti Acara Audensi dan Koordinasi Program Pencegahan Korupsi di Jawa Barat tahun 2021, yang dilaksanakan secara daring di Balai Kota, pada Kamis 18 Februari 2021.

Ditemui di tempat yang sama, Inspektur Inspektorat Kota Bandung, Fajar Kurniawan menjelaskan, per 31 Desember 2020 Pemkot Bandung mencapai nilai 87,16 persen atau menduduki peringkat ke-1 di Jawa Barat.

Sedangkan untuk tingkat nasional, Kota Bandung menduduki peringkat ke-52.

Penilaian tersebut merupakan hasil progress tindak lanjut Rencana Aksi Pencegahan Korupsi di Tingkat Nasional yang dilakukan pada delapan Area Intervensi.

BACA JUGA: Lewat Makanan Tradisional, Kota Bandung Masuk Dalam Daftar 10 Kota Terbaik di Dunia

Delapan area tersebut meliputi perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, APIP, managemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, dan managemen aset.

"Beberapa area intervensi kita masih bisa mendapatkan 100 persen. Prestasi Kota Bandung terbilang baik, begitu pula secara keseluruhan di Jawa Barat," ucap Fajar.

Untuk menujukan keseriusan, Fajar menjelaskan nantinya akan ada Inspektur Pembantu (Irban) Khusus untuk fokus pada MCP. Tujuannya untuk meningkatkan penilaian di delapan area agar lebih maksimal.

"Inspektorat bertransformasi dalam kelembagaan, untuk MCP dikelola oleh Irban khusus. Dulu ada empat Irban, sekarang ada lima, akan dibuat Perdanya. Jadi ada lima Irban nanti. Sehingga akan lebih fokus selama satu tahun mengawal MCP," jelasnya.

Tahun ini Inspektorat Kota Bandung optimis dapat meningkatkan hasil penilaian. Ia mengaku telah memiliki beberapa strategi untuk memaksimalkan penilaian yang terbilang kurang.

"Ada strategi baru untuk beberapa yang kurang. Itu yang akan kita genjot. Jangan sampai kita mengalami penurunan," tutur Fajar. (ES)

BACA JUGA: Pemkot Bandung Terima Bantuan Alat Pembunuh Virus dari Bengpuspal Puspalad TNI AD

Editor: Edi
    Bagikan:  


Berita Terkait