Wagub Jabar, Terjadinya Klaster Pondok Pesantren karena Teledor dalam Melaksanakan Prokes

Jawa Barat —Kamis, 18 Feb 2021 19:26
    Bagikan:  
Wagub Jabar, Terjadinya Klaster Pondok Pesantren karena Teledor dalam Melaksanakan Prokes
Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum berdiskusi bersama Plt. Walikota Muhammad yusup di ponpes persis benda Kota Tasikmalaya . (foto:kris)
POSKOTAJABAR ,TASIKMALAYA.
Wakil Gubernur UU Ruzhanul Ulum mengatakan, kasus terkonfirmasi Covid-19 kluaster pesantren yang terjadi di Jawa Barat dikarenakan kurangnya disiplin dan kurang tegasnya dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan menerapkan 3 M di pondok pesantren.

"Maka dari itu, kami akan mengundang kembali untuk mengadakan rapat dengan melibatkan para kyai, para ulama, dan kepala dinas sejawa Barat," ujarnya di sela-sela kunjungan di pondok pesantren Persis Benda Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, Kamis (18/02/2020) 

Menurutnya,  tujuan kegiatan tersebut untuk mengingatkan kembali karena sudah lama hampir 10 bulan mungkin sudah ada rasa Jera dan rasa jenuh, sehingga ada hal yang diabaikan padahal itu prinsip.

"Setelah pihaknya mendatangi ke beberapa pesantren Iain, hal tersebut terjadi seperti ini para kyai sempat menyampaikan hal tersebut.  Beberapa bulan ini pihaknya tidak pernah melaksanakan protokol kesehatan secara tegas," katanya.





Ia menambahkan, seperti halnya yang berada di kantin banyak orang masuk dan berkerumun untuk melaksanakan makan dan hal yang lainnya.

"Maka dari itu kami akan mengadakan rapat kembali termasuk juga mengundang para kepala dinas dari masing-masing kabupaten, kota supaya ada pemantauan inspeksi kepada pondok pesantren di Jawa Barat sesuai dengan daerahnya masing-masing," pungkasnya. (Kris)



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait